Monday, April 4, 2016

Tips Siaga Banjir

Sebagian besar wilayah Indonesia masih dalam musim hujan. Setiap hari, hampir dipastikan hujan turun. Imbasnya, beberapa daerah di Indonesia, berisiko dilanda banjir.

Bagaimana jika banjir itu benar-benar datang dengan ketinggian air yang tidak bisa diantisipasi warga? Berikut tips siaga banjir lembaga kemanusiaan nasional Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Lampung, seperti disampaikan Direktur PKPU Lampung Agus Rin Wirawan..



• Evakuasi keluarga ke tempat yang lebih tinggi
• Matikan peralatan listrik/sumber listrik
• Amankan barang-barang berharga dan dokumen yang penting ke tempat aman
• Ikut mendirikan tenda pengungsian,pembuatan dapur umum
• Terlibat dalam pendistribusikan bantuan
• Mengusulkan untuk mendirikan pos kesehatan
• Menggunakan air bersih dengan efisien.

Source : http://www.duajurai.com/2015/02/curah-hujan-tinggi-ini-tips-siaga-banjir-pkpu-lampung/

Thursday, March 31, 2016

Persiapan Menghadapi Banjir

Waspada!! Waspada!! Waspada!! Waspada!! Waspada!! Waspada!! Waspada!! Waspada!! Waspada!!


Tak ada banjir yang datang sekali, lebih baik siaga daripada lengah diancam bahaya!!

Friday, March 25, 2016

Tips Menghadapi Bencana Banjir

Bencana ini terkadang bisa diperkirakan sebelumnya, dengan memperhatikan curah hujan atau pasang naik air laut -terutama bagi Anda yang tinggal di pesisir pantai. Namun jika Anda belum berpengalaman menghadapi bencana banjir, simak tip dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berikut ini:

-Simak informasi terkini mengenai curah hujan dan posisi air pada pintu air melalui televisi, radio, atau lainnya.
-Bersiaplah dengan peralatan keselamatan seperti: Radio baterai, senter, korek api gas, lilin, selimut, tikar, jas hujan, dan ban karet.
-Amankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.
-Siapkan bahan makanan mudah saji seperti: Mi instan, ikan asin, beras, makanan bayi, gula, kopi, teh, dan persediaan air bersih.
-Siapkan obat-obatan darurat seperti: Oralit, antidiare, dan antiinfluenza.
-Amankan dokumen penting seperti: Ijazah, akte kelahiran, kartu keluarga, buku tabungan, sertifikat, dan benda-benda berharga lainnya.
-Jika banjir benar-benar terjadi, matikan aliran listrik di rumah atau hubungi PLN untuk mematikan listrik di wilayah yang terkena bencana.
-Mengungsi ke daerah aman secepat mungkin ketika air masih mungkin untuk diseberangi.
-Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir.
-Jika air terus meninggi, hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti kantor Kepala Desa, Lurah, atau Camat.



Semoga dapat berguna dan kita sekalian dapat terhindar dari malapetaka akibat banjir, amiien..

Saturday, February 27, 2016

Potensi Banjir Bulan Februari, Maret dan April

Pembuatan prakiraan potensi banjir ini merupakan hasil kerjasama dari 3 (tiga) instansi: BMKG, DitJen Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Dalam hal ini BMKG sebagai penyedia informasi prakiraan hujan bulanan, PSDA PU daerah rawan banjir dan Badan Informasi Geospasial (BIG) menyiapkan peta dasar (RBI, Sistem Lahan, dan Land Cover) Prakiraan potensi banjir yang disampaikan meliputi potensi banjir tinggi, menengah, rendah dan aman dari kejadian banjir.

selengkapnya : http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Informasi_Iklim/Potensi_Banjir.bmkg

Thursday, February 25, 2016

Hujan Guyur Jakarta, Sungai Ciliwung Tidak Meluap

Kawasan yang ada di pinggir sungai Ciliwung ini biasa dilanda banjir, sehingga memaksa warga mengungsi. Namun kali ini, rumah-rumah petak di gang padat penduduk tersebut tampak kering. Hanya basahnya jalan setapak yang menandakan hujan belum lama turun. Saya bertemu dengan Pak Mahmud yang sudah tinggal di daerah tersebut sejak tahun 1984. Mahmud menjelaskan, tahun ini sungai Ciliwung tidak meluap sehingga mereka tidak mengalami banjir. Hal ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan meski puncak musim hujan segera berakhir, masyarakat tetap harus waspada karena dalam waktu dekat adalah masa peralihan musim dari musim hujan ke kemarau. "Proses transisi itu biasanya ditandai dengan angin yang agak kencang, lalu hujan itu kadang-kadang kencang sebentar lalu kemudian berhenti. Atau panjang lalu ada jedanya beberapa hari," papar Andi. Masa peralihan musim diperkirakan akan berlangsung pada bulan Maret, tapi Andi mengatakan bahwa hal tersebut dapat berlangsung secara perlahan.

selengkapnya : http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160225_indonesia_banjir_jakarta

Wednesday, February 24, 2016

Ahok Uji Coba Peringatan Bencana Lewat SMS

Sebagai uji coba, Ahok dan Rudiantara melakukan konferensi video dari Balai Agung Balai Kota DKI di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, ke Kantor Kelurahan Kampung Melayu. Tujuh wilayah Rukun Warga (RW) yang terletak di kelurahan yang berada di Kotamadya Jakarta Timur itu tergenang air dengan ketinggian antara 10 hingga 70 centimeter usai hujan yang mengguyur Jakarta sejak subuh hingga pagi.

Direktur Telekomunikasi Khusus, Penyiaran Publik dan Kewajiban Universal dari Kemenkominfo, Ismail, mengatakan sistem yang dikembangkan Kemenkominfo dan PT. Telkom secara otomatis mengirimkan pesan pendek ke seluruh telepon seluler yang berada di suatu lokasi rawan bencana. Pesan tidak dikirimkan ke nomor tertentu. Pada saat potensi bencana muncul, pesan yang menginformasikan tipe bencana dan langkah yang harus diambil segera terkirim.

"Sistem kami terhubung dengan server milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Tata Air DKI," ujar Ismail. Ismail mengatakan, untuk selanjutnya, Kemenkominfo juga bekerjasama dengan instansi lain seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sistem yang akan diterapkan di seluruh Indonesia, tidak hanya berfungsi memberikan notifikasi peringatan bencana banjir, namun juga bencana gunung meletus, cuaca ekstrim, dan bencana-bencana lain.

selengkapnya : http://metro.news.viva.co.id/news/read/734566-ahok-uji-coba-peringatan-bencana-lewat-sms

Monday, February 22, 2016

BMKG: 97,4 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuki Musim Hujan

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya mengatakan sekitar 97,4 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. "Sekarang ini memang sedang pada puncaknya, rata-rata di seluruh Indonesia," kata Andi usai pembahasan tentang banjir di kantor Wapres di Jakarta. Dalam pembahasan tersebut juga dilaporkan bahwa kejadian hujan yang sangat tinggi di Pangkalpinang berkaitan dengan 2 gangguan cuaca.

Untuk wilayah Jakarta puncak musim hujan sudah terjadi tapi perlu diwaspadai jika anginnya mengalami perlambatan dan ada tekanan rendah di bawah akan menarik seluruh udara dengan cepat sehingga menyelamatkan Jakarta dari banjir.Banjir yang merendam Pangkalpinang, Provinsi Bangka 
Belitung pada pekan lalu dengan ketinggian satu hingga dua meter menyebabkan ribuan warga mengungsi.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2438129/bmkg-974-persen-wilayah-indonesia-sudah-masuki-musim-hujan