Showing posts with label Cara Mencegah Banjir dan Solusi Untuk Menanggulanginya. Show all posts
Showing posts with label Cara Mencegah Banjir dan Solusi Untuk Menanggulanginya. Show all posts

Tuesday, May 24, 2016

Beberapa Penyakit Yang Timbul Pasca Banjir

Banjir pasti berlalu.. Akan tetapi dampak yang ditimbulkan setelahnya, tidak begitu saja berlalu. 
Diare, DBD, ISPA, Leptospirosis.. belum lagi beraneka penyakit kulit. Bila di rumah ada anak-anak, orang sakit, serta orang tua, penanganan pasca banjir harus lebih baik lagi.

Ini dia listingnya :

DBD (Demam Berdarah Dengue)
Nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak di air bersih, tetapi setelah banjir penyakit ini sering mewabah karena kita cenderung menampung air bersih saat banjir, serta curah hujan yang tinggi membuat banyak wadah terisi air hujan di sekitar rumah kita. Gejalanya : panas tinggi tak kunjung reda. Demam mungkin turun setelah meminum obat pereda panas, tetapi suhu badan naik kembali setelah efek obat hilang dan berlangsung beberapa hari.

Cara mengatasinya :
Buang semua genangan air yang tidak berguna. Kuras air di bak kamar mandi minimal setiap 3 hari sekali. Jangan tunda ke dokter bila demam tidak sembuh setelah 2-3 hari.



Diare
Ketika banjir semua sampah, got, septic tank, serta berbagai kotoran lainnya sudah bercampur baur menjadi satu. Ketika air banjir surut dan kering, kotoran serta kumannya tertinggal pada benda-benda yang terkena banjir, serta dapat terbang terbawa angin.

Cara mengatasinya : 
Cucilah semua perabotan dengan baik menggunakan karbol atau desinfektan. Jangan hanya terfokus pada bidang horisontal (mendatar), tetapi sekalah juga bidang vertikal (tegak) seperti dinding lemari bagian luar maupun dalam. Selalu cucilah tangan dan peralatan makan baik-baik sebelum digunakan, walaupun tidak terkena banjir. Hindari jajan di tepi jalan atau membeli makanan dari restoran yang Anda tidak ketahui kebersihannya.

ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut)
Gejalanya adalah demam dan batuk, serta dapat disertai sesak nafas atau nyeri dada.

Cara mengatasinya : 
Tutuplah mulut bila batuk atau bersin, tidak meludah sembarangan, tingkatkan kekebalan tubuh, banyak istirahat dan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Aneka Penyakit Kulit
Kotoran pada air banjir dapat menyebabkan penyakit kulit, mulai dari yang ringan seperti gatal-gatal hingga yang berat seperti infeksi.

Cara mengatasi : 
Selalu membersihkan diri setelah terkena air banjir, dan gunakan obat yang sesuai bila sudah terkena penyakit kulit tersebut.

Leptospirosis
Penyakit ini disebabkan oleh kuman pada air kencing dan kotoran tikus yang masuk ke tubuh kita melalui luka. Gejalanya adalah panas, menggigil, dan sakit kepala.

Cara mengatasinya : 
Hindari terkena air banjir, terutama bila kita sedang mengalami luka. Gunakan sepatu bila terpaksa berjalan di tengah banjir, supaya tidak terkena paku atau benda tajam lainnya yang dapat melukai kita.

Selengkapnya : https://id.theasianparent.com/waspadai-6-penyakit-pasca-banjir-ini/2/

Monday, May 2, 2016

Tips Persiapan & Cara Menghadapi Bencana Alam Banjir

Jika musim kemarau sudah berlalu, kita harus bersiap-siap akan kemungkinan terjadinya hal-hal yang buruk yang dapat terjadi pada musim selanjutnya yaitu musim penghujan. Apalagi bila hujan yang turun berlangsung secara instensif dan berkepanjangan, kemungkinan akan terjadinya bencana banjir sangatlah besar.

Namun dengan adanya kewaspadaan dan persiapan akan terjadinya bencana alam banjir, walaupun tanpa pertolongan pihak lain kita dapat dengan segera dan langsung untuk menyelamatkan diri dan menyelamatkan benda-benda berharga agar tidak rusak karena terendam banjir ataupun agar tidak hanyut oleh arus banjir.



Tips cara atau langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk menghadapi banjir adalah sebagai berikut :

-Kontrol diri dari kepanikan. Bencana yang mendadak seringkali membuat kepanikan. Sangat merugikan jika daya pikir kita dikuasai oleh rasa takut dan cemas. Mengendalikan rasa takut dan kepanikan sangatlah penting karena kepanikan kita dapat menular ke orang lain. Selain itu mengontrol kepanikan sangat penting agar kita mampu berpikir jernih dan tidak melakukan perbuatan ceroboh yang bisa berakibat fatal, baik itu terhadap diri sendiri maupun orang lain.
-Pastikan semua listrik di rumah dalam keadaan mati yaitu dengan memindahkan saklar meteran PLN ke posisi OFF atau mati.
-Selamatkan barang-barang berharga anda seperti perhiasan dan barang elektronik. Namun utamakan untuk menyelamatkan dokumen atau surat-surat berharga seperti ijazah, surat tanah, BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), dan dokumen berharga lainnya.
-Jika ada pergunakan lantai 2 sebagai tempat menyimpan barang dan tempat untuk menunggu banjir surut atau tempat untuk menunggu pertolongan bila banjir tidak kunjung surut. Diusakan jangan terlalu lama berada di daerah banjir karena bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan penyakit.
-Hubungi dan minta pertolongan dari saudara terdekat yang tidak terkena bencana banjir. Termasuk pertolongan untuk mengungsi atau mencari tempat tinggal sementara sampai banjir surut.
-Tetap lakukan pengamanan terhadap rumah anda dari orang-orang yang mencari kesempatan dalam situasi banjir.
-Apabila tempat tinggal kita merupakan lokasi yang sering terkena musibah banjir, sebaiknya cari daerah lain sebagai tempat tinggal yang lebih aman.

Source : http://www.ardilas.com/2016/02/tips-persiapan-cara-menghadapi-bencana-alam-banjir.html

Monday, February 22, 2016

BMKG: 97,4 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuki Musim Hujan

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya mengatakan sekitar 97,4 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. "Sekarang ini memang sedang pada puncaknya, rata-rata di seluruh Indonesia," kata Andi usai pembahasan tentang banjir di kantor Wapres di Jakarta. Dalam pembahasan tersebut juga dilaporkan bahwa kejadian hujan yang sangat tinggi di Pangkalpinang berkaitan dengan 2 gangguan cuaca.

Untuk wilayah Jakarta puncak musim hujan sudah terjadi tapi perlu diwaspadai jika anginnya mengalami perlambatan dan ada tekanan rendah di bawah akan menarik seluruh udara dengan cepat sehingga menyelamatkan Jakarta dari banjir.Banjir yang merendam Pangkalpinang, Provinsi Bangka 
Belitung pada pekan lalu dengan ketinggian satu hingga dua meter menyebabkan ribuan warga mengungsi.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2438129/bmkg-974-persen-wilayah-indonesia-sudah-masuki-musim-hujan

Monday, November 2, 2015

Langkah Pemprov DKI Antisipasi Banjir

Warga Ibu Kota mulai khawatir dengan datangnya musim hujan yang diikuti banjir. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun sudah melakukan langkah antisipasi untuk menanggulangi banjir.

Untuk memperlancar aliran air, Pemprov DKI juga fokus menurunkan pompa yang digali dan dipasang sepanjang 63 kilometer. Penurunan volume air karena pengerukan lumpur dan pemasangan pompa sudah bisa dilihat di perairan Ancol, Jakarta Utara dan Waduk Ria Rio, Jakarta Timur.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/11/02/338/1241981/langkah-pemprov-dki-antisipasi-banjir?page=1

Monday, October 12, 2015

Ahok Tak Beri Ampun Kios Penyebab Banjir

Terkait rencana penggusuran pedagang Pasar Karang Anyar, Sawah Besar, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan jika terbukti kios-kios di kawasan tersebut membuat banjir, akan segera dibongkar.
Kemarin ratusan pedagang berdemo di depan Balai Kota menolak penggusuran. Dari pihak Kecamatan Sawah Besar, para pedagang telah mendapat dua kali surat peringatan (SP), namun tak ada koordinasi dengan Pemprov DKI.
Fokus penertiban pedagang kali lima (PKL) adalah kios-kos yang didirikan di atas saluran air sehingga membuat drainase macet dan banjir. Sedangkan bagi kios-kios yang hanya menutupi sebagian badan jalan dan tidak di atas saluran air, Ahok mengatakan, masih bisa ditoleransi sampai pemerintah menemukan tempat relokasi.
selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/09/15/338/1214402/ahok-tak-beri-ampun-kios-penyebab-banjir

Monday, October 5, 2015

Cegah Banjir di Jakarta, 2 Situ di Cibinong Disatukan

Memasuki musim penghujan, sejumlah proyek penanggulangan banjir DKI Jakarta di kawasan hulu Sungai Ciliwung, tepatnya di wilayah Kabupaten Bogor terus dikebut sejak Agustus. Meski demikian Pemkab Bogor mengaku proyek yang sebagian besar hanya rehabilitasi dan perbaikan dinilai masih kurang optimal untuk mengatasi banjir di Jakarta.

Alasan fokus perbaikan dua situ tersebut, selain untuk ikut serta dalam meminimalisir banjir Jakara, juga memiliki nilai jual yang cukup potensial untuk dijadikan objek wisata. "Rencananya hasil dari penyatuan dua situ itu akan dipromosikan menjadi salah satu objek wisata. Sebab, lokasinya sangat strategis letaknya persis di tengah pusat Pemkab Bogor,” ujarnya.

selengkapnya : http://metro.sindonews.com/read/1048435/171/cegah-banjir-di-jakarta-2-situ-di-cibinong-disatukan-1443360343

Monday, September 28, 2015

Normalisasi Jadi Solusi Banjir

Banjir tiap tahun mengusik Jakarta. Kerugian ekonomi akibat banjir pernah menembus Rp 5 triliun dan berdampak terhadap daerah lain di Indonesia. Setelah tertunda lebih dari 40 tahun, normalisasi Ciliwung jadi momentum untuk menata Ibu Kota agar setara kota lainnya di dunia.

Normalisasi yang sedang berjalan itu meliputi pekerjaan memperlebar kali, memperdalam kali, dan memperkuat dindingnya dengan beton, serta menambah jalan inspeksi. Hanya di kawasan bantaran yang masih hijau, seperti di kawasan Condet, Jakarta Timur, dinding Ciliwung diperkuat secara alami, dengan banyaknya pepohonan.

selengkapnya : http://megapolitan.kompas.com/read/2015/09/21/15230021/Normalisasi.Jadi.Solusi.Banjir?page=all

Monday, September 21, 2015

Heboh Air Banjir di Jepang Lebih Bersih dari Kolam Renang

Baru-baru ini, beredar foto-foto mengherankan yang awalnya disebar oleh netizen Tiongkok. Foto-foto itu menunjukkan stasiun subway di kota Timur Jepang, Hamamatsu, yang banjir. Namun, bukanlah kerusakan atau aspek tragis lainnya yang memicu kehebohan, melainkan mengenai betapa bersihnya air banjir tersebut.
Sebagai penduduk Indonesia, khususnya Jakarta yang setiap kali banjir timbul air cokelat keruh, Anda juga mungkin akan terheran-heran dengan foto-foto yang menunjukkan air bening menggenangi lorong-lorong bawah tanah tersebut.

selengkapnya : http://global.liputan6.com/read/2316435/heboh-air-banjir-di-jepang-lebih-bersih-dari-kolam-renang

Monday, September 14, 2015

Agar tak banjir saat musim hujan, selokan mulai dibersihkan

Sebelum musim penghujan datang, sejumlah selokan di Jakarta mulai dikeruk dari timbunan sampah. Seperti halnya yang dilakukan puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang membersihkan saluran air di daerah Penjaringan tepatnya di Jalan Bakti, Penjaringan, Jakarta Utara.

Lanjutnya, puluhan petugas ini pun dibekali peralatan seperti gerobak motor untuk mengangkut sampah yang ada di saluran dan sekitarnya, serta cangkul, sapu lidi dan alat lainnya.

selengkapnya : http://www.merdeka.com/jakarta/agar-tak-banjir-saat-musim-hujan-selokan-mulai-dibersihkan.html

Monday, August 10, 2015

Berita Banjir Dunia (Myanmar)

Jumlah korban akibat banjir bandang dan longsor di Myanmar diperkirakan meningkat, kata sebuah lembaga yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Perkiraan itu dikemukakan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) selagi hujan deras memapar sedikitnya 156.000 orang dan mengakibatkan 27 orang meninggal dunia.
selengkapnya :  http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150802_dunia_myanmar_flood

baca juga :
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150804_dunia_myanmar_banjir

Thursday, May 28, 2015

Serba Serbi tentang Bencana Banjir dan Epidemi

Bencana banjir adalah salah satu bencana alam yang dihadapi manusia. Banjir menelan jiwa manusia, merusak bangunan, jembatan dan jalan raya, menggenangi sawah dan kota, sehingga korban kehilangan tempat tinggal. Di dunia setiap tahun terdapat negara dan daerah yang tertimpa bencana banjir. Menurut statistik, jumlah korban tewas yang diakibatkan bencana banjir menempati 75% jumlah kematian akibat bencana alam, dan kerugian ekonominya menempati 40%.

selengkapnya : http://indonesian.cri.cn/1/2006/07/21/1@46898.htm

Thursday, May 21, 2015

Inilah TIPS Klaim Asuransi Kendaraan korban Banjir

Banjir melanda sejumlah wilayah di Indonesia berdampak terhadap kerugian harta benda seperti kerusakan mobil dan motor. Bagi Anda yang telah mengasuransikan kendaraan dapat mengajukan klaim asuransi.

Meski demikian, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan ketika melakukan klaim. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor menuturkan, saat ini belum ada data klaim banjir terbaru. Namun, pihaknya membagi tips sejumlah hal untuk melakukan klaim asuransi kendaraan mobil dan motor.

Pertama, masyarakat sebaiknya cek terlebih dahulu polis yang dimiliki. Apakah polis itu memiliki jaminan banjir karena tidak semua polis kendaraan bermotor diperluas dengan jaminan banjir.

selengkapnya : http://topaneh.blogspot.com/2014/01/inilah-tips-klaim-asuransi-kendaraan.html

Thursday, May 14, 2015

Tips Hindari Penyakit Saat Banjir

Berikut ini adalah tips-tips untuk korban banjir dan tenaga paramedis atau relawan banjir dalam pencegahan dan penanganan penyakit pasca banjir : 

Jaga kebersihan lingkungan ( sampah, genangan air, dan sebagainya) Jaga kebersihan rumah dan tempat pengungsian  ( kasur dan kursi sofa yang terendam , got atau saluran air, dapur, dan kamar mandi, usahakan ventilasi yang baik   terutama pada tempat pengungsian) Jaga kebersihan diri sendiri Hindari jajan makan sembarangan , terutama jajanan es  dan makanan yang tidak panas atau tidak dimasak dengan baik Gunakan air bersih untuk minum , bila perlu masaklah terlebih dahulu air sampai mendidih . Usahakan makan teratur dan dengan gizi yang baik dan cukup istirahat. Bagi paramedis dan tim relawan , jagalah kesehatan diri sendiri. Waspadai selalu dan  prioritaskan pertolongan  pada korban dengan  penyakit serius ( demam berdarah , flu burung , leptospirosis, demam tyhoid, dsb) dengan gejala seperti demam tinggi dalam waktu beberapa hari  ,pegal2 dan nyeri otot seluruh badan,  badan kuning , gangguan pernafasan , dehidrasi berat akibat diare dan muntah, dan sebagainya. Beritahukan pada dokter bila menemukan kecurigaan pada penyakit-penyakit tersebut .

selengkapnya : http://www.tanyadok.com/berita/tips-hindari-penyakit-saat-banjir

Thursday, May 7, 2015

Tips Mengemudi Aman Melewati Banjir

Ingin kendaraan Anda selamat saat banjir mengepung? PT Toyota Astra Motor memberikan tips mengemudi aman melewati banjir, berikut tipsnya:

  1. Pastikan bahwa ketinggian air tidak melebihi knalpot atau saringan udara. Jika melebihi, Anda lebih baik menghindari genangan air tersebut.

  2. Bila air tidak melebihi knalpot maupun saringan udara, jalankan kendaraan dengan putaran mesin (rpm) tinggi dan posisi gigi rendah 1 atau 2. Anda bisa menggunakan rpm 2.000 - 3.000. Pancal pedal gas terus menerus, jangan diayun atau diturunkan karena akan menyebabkan gelombang air masuk ke knalpot atau saringan udara.

  3. Jika mesin kendaraan tiba-tiba mati, periksa apakah knalpot terendam air dan saringan udara basah. Jika terendam air, lebih baik mesin jangan dihidupkan.

  4. Bawalah kendaraan Anda ke bengkel dengan cara ditarik, atau hubungi bengkel terdekat untuk diderek.

selengkapnya : http://www.akibaterai.com/tipsdetil.php?id=97

Monday, April 20, 2015

Rembuk Banjir, Upaya Penyusunan Perencanaan Terpadu Penanggulangan Banjir

Sementara itu, Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum Mohamad Hasan dalam arahannya menyarankan Pemkot Samarinda membuat program peduli sungai. Ini untuk menggerakan masyarakat untuk terlibat dalam menjaga kebersihan sungai.

selengkapnya : http://diskominfo.kaltimprov.go.id/berita-rembuk-banjir-upaya-penyusunan-perencanaan-terpadu-penanggulangan-banjir.html

Monday, April 13, 2015

Tips Menghadapi Bahaya Banjir

Tips ini sebenarnya universal, baik untuk kita semua, karena tips ini untuk mencegah banjir, menghadapi banjir, menanggulangi banjir. Jadi bila kita ngga mau kebanjiran, sudah saatnya mulai sekarang kita melaksanakan tips-tips berikut.

 berikut tips menghadapi banjir dikala musim hujan tiba, dari berbagai sumber : 

Sebelum Banjir 
• Kerja bakti membersihkan saluran air 
• Melaksanakan kegiatan 3M (Menguras, Menutup dan Menimbun) benda-benda yang dapat menjadi sarang nyamuk 
• Membuang sampah pada tempatnya 
• Menyediakan bak penyimpanan air bersih 
Saat Banjir 
• Evakuasi keluarga ketempat yang lebih tinggi 
• Matikan peralatan listrik/sumber listrik 
• Amankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang aman 
• Ikut mendirikan tenda pengungsian, pembuatan dapur umum 
• Terlibat dalam pendistribusian bantuan 
• Mengusulkan untuk mendirikan pos kesehatan 
• Menggunakan air bersih dengan efisien 
Sesudah Banjir 
• Membersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah 
• Melakukan pembrantasan sarang nyamuk ( PSN ) 
• Terlibat dalam kaporitisasi sumur gali 
• Terlibat dalam perbaikan jamban dan saluran pembuangan air limbah (SPAL) Menghadapi banjir: 
• Pada saat banjir kita harus segera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
• Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir.
• Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi. 
• Hindari berjalan didekat sluran air untuk menghindari terseret arus banjir. 
• Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa, Lurah maupun Camat. 
Mencegah banjir: 
1. Mengeruk sungai/kali dan saluran air yang ada di sekitar kita, sebaiknya jangan nungguin pemerintah yang melakukan, percuma kalau ditungguin kelamaan. 
2. Membuat sumur resapan air di sekitar rumah kita 
3. Membuat lubang-lubang biopori 
4. Memperlebar dan merehabilitasi kali/sungai, untuk menambah kapasitas sungai dalam menampung debit air 
5. Jangan membuang sampah di sungai atau saluran air 
Menghadapi banjir
1. Jangan panik 
2. Utamakan keselamatan diri kita dan keluarga, terutama anak-anak yang masih kecil dan balita. 
3. Amankan surat-surat berharga dan file yang penting, seperti surat tanah, ijazah, kartu keluarga, dll.
4. Cabut dan pindahkan semua barang elektronik, turunkan sekring listrik agar tidak terjadi konsleting listrik dan kesetrum. 
5. Kita bisa membuat tanggul penahan air sementara di depan pintu rumah kita dari semen, agar air yang masuk kedalam tidak terlalu banyak. 

source : http://www.metro.polri.go.id/tips-menghadapi-bahaya-banjir

Friday, April 3, 2015

Penanganan Banjir Yang Efektif Dan Efisien

Penanganan air hujan di pemukiman penduduk agar tidak menimbulkan banjir adalah penanganan yang terintegrasi dengan melibatkan semua lapisan masyarakat. Berikut ini adalah langkah-langkah
penanganannya :

selengkapnya : http://ilmu-ekonomi.net/artikel-terbaru-english/penanganan%20banjir-english.pdf

Tuesday, March 31, 2015

3 Cara Mencegah Banjir Masuk Rumah

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi datangnya banjir ini agar tidak masuk ke rumah . Berikut ini tiga caranya..

selengkapnya : 

http://www.ideaonline.co.id/iDEA2013/Tips-Trik/3-Cara-Cegah-Banjir-Masuk-Rumah

Sunday, March 22, 2015

Tips Cara Memperbaiki Mobil Setelah Kebanjiran

Untuk memperbaiki dan membersihkan mobil setelah kebanjiran hingga terendam lumpur memiliki beberapa tahap dan bagian penting yang harus diperhatikan. Ingin tahu caranya?

baca selengkapnya : http://erickomala.com/tips-cara-memperbaiki-mobil-bekas-banjir/

Wednesday, March 18, 2015

7 Tips Menghadapi Banjir

Hujan selalu turun hampir setiap hari di Ibukota. Derasnya curah hujan yang turun mengingatkan kita pada banjir besar yang diprediksi terjadi dibulan-bulan awal tahun. Bagi Anda yang mengendarai mobil setiap beraktivitas, perlu mengetahui beberapa tips berikut untuk menghadapi banjir :

1. Siapkan kendaraan dengan kondisi full tank, jadi bila harus muter-muter mencari jalan alternatif tidak perlu repot cari SPBU.

2. Jika melewati medan yang tergenang air, pastikan kita mengenal medannya. Jangan sampai kita terperosok pada lubang atau got dipinggir jalan.

3. Jika Anda ingin menerobos genangan air, pastikan posisi knalpot diatas genangan air.

4. Periksa kondisi bearing roda, dan rem. Jika terkena air keringkan. Untuk rem dengan sistem ABS, jika terjadi masalah bawa ke bengkel terdekat.

5. Periksalah silinder dengan cara membuka busi, jika terdapat air maka keluarkanlah dengan cara start engine dalam kondisi busi terbuka semua. Jangan lupa bersihkan busi dari kotoran dan air. Untuk komponen kelistrikan seperti starter, alternator, dan ECU, keringkan dengan hairdryer.

6. Jika saat menerobos genangan air tiba-tiba mesin mati, jangan mencoba menstarter. Karena jika dipaksa akan merusak mesin. Lebih baik mobil didorong ketempat yang aman.

7. Selalu update info daerah mana yang rawan banjir, sehingga Anda tidak perlu membuang waktu dengan nekat menerjang daerah rawan banir. Semoga tips diatas bermanfaat.

source : http://www.asuransiastra.com/News/TipsDetail/7-tips-menghadapi-banjir