Showing posts with label cara menghadapi banjir. Show all posts
Showing posts with label cara menghadapi banjir. Show all posts

Sunday, February 14, 2016

Monitoring Hari Tanpa Hujan

Peta Monitoring Hari Tanpa Hujan Wilayah Indonesia selengkapnya : http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Informasi_Iklim/Informasi_Hari_Tanpa_Hujan.bmkg

Monday, February 1, 2016

Jakarta Diprediksi Banjir Pada Akhir Januari 2016

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi Jakarta akan banjir pada awal 2016. "Dari skenario dan prediksi bencana Jakarta, ancaman banjir akan melanda pada minggu ketiga Januari 2016," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat (18/12/2015).

Banjir ini, kata Sutopo akan berdampak pada 37 kecamatan dan 125 kelurahan di Jakarta. Hal ini harus menjadi perhatian pemprov DKI Jakarta mengingat bencana ini sudah setiap tahun datang. Hujan lebat menyebabkan kondisi ketinggian air di Bendung Katulampa dan Depok, serta pintu air di aliran sungai Ciliwung yang masuk ke Jakarta, mencapai siaga I.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2393358/jakarta-diprediksi-banjir-pada-akhir-januari-2016

Thursday, December 10, 2015

12 Ambulans Polda Metro Disiagakan Bantu Korban Banjir Jakarta

Polda Metro Jaya ikut mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan tiba. Salah satunya dengan melibatkan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) untuk membantu korban banjir.

Kepala Biddokes Polda Metro Jaya Kombes‎ Pol Musyafak mengatakan, jajarannya telah menyiagakan 12 mobil ambulans untuk membantu mengevakuasi para korban banjir.

Musyafak menjelaskan, terdapat 36 personel yang akan beroperasi bersama 12 ambulans. Para personel yang ditugaskan memiliki kemampuan beragam.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2381437/12-ambulans-polda-metro-disiagakan-bantu-korban-banjir-jakarta

Wednesday, December 9, 2015

Urus Banjir Tak Semudah Ucapan Gubernur DKI

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Air DKI Jakarta, Tri Djoko Sei Margiyanto mengatakan, penanganan banjir yang selama ini dilakukan pihaknya tidak semudah yang dikatakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Tri Djoko menambahkan, mengurusi tata air tidak semudah mengatur urusan publik lain. Sehingga penanganannya membutuhkan waktu dan tidak bisa disamakan dengan membangun infrastruktur lainnya.

"Yang membedakan air dengan bagian lain, ini bicara sistem, kita enggak bisa menyelesaikan seperti pembangunan rumah, sekolah. Ini kan kita bangun disitu saja, tutup saja itu pakai seng. Kita kerja 30 jam sehari enggak ada masalah. Jadi, banyak hal teknis (yang harus dipikirkan)," ujar Tri Djoko.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/12/03/338/1260594/urus-banjir-tak-semudah-ucapan-gubernur-dki

Monday, December 7, 2015

Siaga Banjir, BPBD DKI Siapkan 20 Ribu Personel

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiagakan puluhan ribu personel untuk mengantisipasi banjir tahun ini.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Andi Firdaus mengatakan jika digabung antara relawan, personel BPBD, dan TNI/Polri maka jumlahnya mencapai 20 ribu personel.

Sebagaimana biasa, untuk melakukan penanganan dan penanggulangan banjir, BPBD menggandeng berbagai pihak diantaranya, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Non-Goverment Organization (NGO), dan relawan-relawan. Sebanyak 11 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga di koordinasikan untuk siaga banjir.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/12/01/338/1258658/siaga-banjir-bpbd-dki-siapkan-20-ribu-personel

Monday, October 12, 2015

Ahok Tak Beri Ampun Kios Penyebab Banjir

Terkait rencana penggusuran pedagang Pasar Karang Anyar, Sawah Besar, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan jika terbukti kios-kios di kawasan tersebut membuat banjir, akan segera dibongkar.
Kemarin ratusan pedagang berdemo di depan Balai Kota menolak penggusuran. Dari pihak Kecamatan Sawah Besar, para pedagang telah mendapat dua kali surat peringatan (SP), namun tak ada koordinasi dengan Pemprov DKI.
Fokus penertiban pedagang kali lima (PKL) adalah kios-kos yang didirikan di atas saluran air sehingga membuat drainase macet dan banjir. Sedangkan bagi kios-kios yang hanya menutupi sebagian badan jalan dan tidak di atas saluran air, Ahok mengatakan, masih bisa ditoleransi sampai pemerintah menemukan tempat relokasi.
selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/09/15/338/1214402/ahok-tak-beri-ampun-kios-penyebab-banjir

Monday, August 31, 2015

Kampung Pulo, Kawasan Langganan Banjir sejak Zaman Belanda

Karena berada di bantaran Sungai Ciliwung, kawasan Kampung Pulo di Kampung Melayu, Jakarta Timur, sejak zaman Belanda tak pernah luput dari banjir. Setiap puncak musim hujan, banjir besar melanda kawasan ini. Jatuhnya korban jiwa pun beberapa kali terjadi namun warga tak tergerak untuk pindah, meski setiap banjir besar mereka harus mengungsi..

selengkapnya : http://tv.liputan6.com/read/2297876/kampung-pulo-kawasan-langganan-banjir-sejak-zaman-belanda

Friday, July 24, 2015

Berita Banjir Yang Masih Terjadi Disekitar Kita

Banjir merendam ribuan rumah di Kabupaten Aceh Jaya pada hari kedua jelang Lebaran (H-2) atau Rabu 15 Juli. Banjir juga menggenang tempat ibadah, sarana pendidikan, dan kantor kepala desa.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun aktivitas warga menjadi lumpuh. Meski banjir mencapai ketinggian 1,5 meter, warga tetap bertahan di rumah masing-masing dan enggan mengungsi.

"Kami butuh bantuan pemerintah karena sudah sangat menderita dengan kondisi ini," pinta Saifullah

selengkapnya : http://news.metrotvnews.com/read/2015/07/15/413296/h-2-banjir-setinggi-1-5-meter-rendam-ribuan-rumah-di-aceh

Monday, July 13, 2015

Banjir Masih Terjadi Lagi, Waspadalah..

Menjelang sahur, ratusan rumah di kota gorontalo terendam banjir. banjir yang datang pada Senin (22/6/2015) malam sekitar pukul 23.00 WITA membuat warga kewalahan menghadapi musibah ini. Sebab tidak sedikit warga yang tengah terlelap tidur. Air diduga datang dari air sungai yang meluap, mengingat Kota Gorontalo sempat diguyur hujan deras dalam 3 hari terakhir.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2257331/jelang-sahur-ratusan-rumah-di-kota-gorontalo-terendam-banjir


Sunday, March 22, 2015

Tips Cara Memperbaiki Mobil Setelah Kebanjiran

Untuk memperbaiki dan membersihkan mobil setelah kebanjiran hingga terendam lumpur memiliki beberapa tahap dan bagian penting yang harus diperhatikan. Ingin tahu caranya?

baca selengkapnya : http://erickomala.com/tips-cara-memperbaiki-mobil-bekas-banjir/

Thursday, March 12, 2015

Cara Negara Jepang Mengatasi Banjir

Ternyata jepang Mempunyai Terowongan dan Saluran Pembuangan Air di bawah tanah, sehingga menjamin semua air hujan disalurkan ke laut sehingga tidak ada banjir saluran bawah tanah ini berada di sebagian besar daerah di jepang . Anda akan kagum pada saluran bawah tanah yang luas dan efisien menanggulangi banjir.

artikel selengkapnya : http://www.gallerydunia.com/2010/12/ini-dia-cara-jepang-mengatasi-banjir.html

Thursday, February 12, 2015

Panduan Praktis Siaga Banjir

Sebelum Terjadinya Banjir :
1. Segera mungkin dapatkan pengumuman resmi dari sumber yang dapat dipercaya tentang banjir di wilayah Anda.
2. Pastikan anda mencatat nomor telepon Posko Banjir untuk memperoleh informasi awal tentang bencana banjir di daerah anda (Posko Banjir/Satlak PBP)
3. Dengarkan tentang perkembangan situasi melalui media elektronik radio FM/AM atau televisi Anda juga via RT/RW lingkungan Anda. Dan jangan mudah terpancing isu. Dengarkan hanya informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
4. Periksa & bersihkan lubang saluran pembuangan air anda. Pastikan tidak ada masalah.
5. Jika daerah Anda dipastikan menjadi langganan banjir setiap tahunnya, pastikan Anda dan keluarga Anda mengetahui jalur evakuasi dan tempat pengungsian dan letakkan dokumen penting di tempat yang aman atau masukkan pada wadah yang kedap/tahan air, agar tidak rusak.
6. Pastikan bahwa Anda dan keluarga anda tahu benar dimana POSKO banjir terdekat dari rumah Anda.
7. Buat perencanaan dengan keluarga, kalau perlu latihan evakuasi keluarga, sebagai persiapan jika banjir benar-benar datang.
8. Sediakan Perlengkapan P3K dan atau alat-alat standard penyelamatan.
9. Pastikan seluruh anggota keluarga Anda mengetahui langkah darurat jika banjir tiba.

Saat Hampir Banjir :
1. Dengar pengumuman dan berita dari radio.
2. Penuhi tong, bak mandi, ember dan segala wadah air lainnya dengan air bersih. Karena saat banjir, air mungkin menjadi kotor dan sulit mendapatkan air bersih.
3. Bawalah masuk perabot atau perkakas di luar rumah.
4. Letakkan dokumen penting di tempat yang aman atau masukkan pada wadah yang kedap/tahan air, agar tidak rusak.
5. Tutuplah dengan aman stop kontak listrik, jika perlu padamkan listrik dan saluran gas rumah Anda.
6. Beritahu anggota keluarga Anda dan bersiaplah untuk mengungsi.
7. Pastikan semua peralatan darurat standard, termasuk tas siaga bencana, telah disiapkan & berada ditempat yang mudah di jangkau.

Saat Banjir Tiba (Ketika berada di dalam rumah) :
1. Terus pantau pengumuman dan berita dari radio. Dan jangan mudah terpancing isu. Dengarkan hanya informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
2. Siap sedialah dengan semua peralatan darurat standard, termasuk tas siaga bencana. Jangan keluar dari rumah kecuali telah dipastikan bahwa perlengkapan ini anda bawa.
3. Perhatikan jalur evakuasi & tempat pengungsian yang telah dibuat oleh keluarga anda.
4. Ingatlah bahwa aparat memerlukan waktu untuk tiba di lokasi pada saat bencana.
5. Jika diarahkan oleh POSKO dan/atau RT/RW untuk keluar dan mengungsi, segera lakukan!

Saat Banjir Tiba (Ketika berada di luar rumah) :
1. Pergilah ke tempat yang tinggi dan aman.
2. Hindari melalui kawasan banjir, arus yang deras dapat menghanyutkan Anda dan keluarga Anda.
3. Jangan berjalan-jalan/melihat-lihat/berenang-renang di kawasan banjir, baik dengan rakit maupun berjalan kaki, berbahaya!
4. Jangan sampai menyentuh kabel-kabel yang jatuh atau Jangan menyentuh tiang listrik.
5. Awasi anak-anak, jangan biarkan mereka bermain-main di saluran air, sungai atau kawasan banjir dan arus deras lainnya.
6. Jangan minum dan memasak dengan air banjir.

Saat Banjir Tiba (Ketika berada di dalam kendaraan) :
1. Terus pantau pengumuman dan berita dari radio.
2. Jangan terus mengarungi/melalui kawasan banjir, segeralah berbalik arah.
3. Jika kendaraan Anda terhenti (mogok atau terjebak dalam kemacetan), segera kunci kendaraan Anda dan tinggalkanlah.
4. Segeralah pergi ke tempat yang aman. Nyawa Anda jauh lebih berharga.

Saat Evakuasi :
1. Apabila menerima pengarahan untuk evakuasi/mengungsi, segeralah mengungsi.
2. Segeralah mengungsi lebih awal, jauh sebelum air banjir meningkat atau saat hari masih siang, karena lebih mudah dan aman bagi Anda dan keluarga Anda.
3. Ikuti pengarahan yang diberikan POSKO dan/atau RT/RW.
4. Jangan mengganggu kerja aparat yang sedang memberikan bantuan dan mengevakuasi korban, karena hanya akan memperkeruh keadaan.
5. Tetap waspada akan bahaya bencana susulan, selamatkan diri dan keluara anda ke tempat yang aman atau lokasi pengungsian, dan jangan kembali ke tempat bencana.

Setelah Banjir Reda & Saat Memasuki Bangunan :
1. Dengar pengumuman radio atau tunggu pengarahan dari POSKO dan/atau RT/RW, jangan kembali ke rumah sebelum diperbolehkan atau sebelum keadaan benar-benar aman.
2. Beri bantuan kepada anggota keluarga Anda yang lemah (Orang tua, anak-anak, orang-orang sakit atau cacat).
3. Periksa rumah Anda, lihat jika ada tanda-tanda retakan di dinding atau kerusakan-kerusakan lainnya, mungkin berbahaya.
4. Jangan memasuki rumah yang masih di banjiri air, berhati-hatilah dengan berbagai bahaya-bahaya yang tersembunyi.
5. Pastikan anda memasuki rumah/bangunan menggunakan sepatu bot karet dan pelindung kepala/helm.
6. Periksa kerusakan dinding, lantai, pintu dan atap.
7. Periksa kemungkinan binatang atau serangga beracun dan berbahaya di dalam rumah (ular, kalajengking, kelabang, dll).
8. Gunakan batang kayu (kering) untuk memindahkan berbagai kotoran/timbunan barang yang berserak dilantai rumah Anda, untuk menghindari segala resiko seperti tersengat listrik atau digigit binatang beracun.
9. Perhatikan atap/enternit dan plaster dinding yang mungkin retak, rusak dan jatuh, agar tidak menimpa anggota keluarga.

Semoga menjadi panduan..

source :
http://dmii.or.id/panduan-praktis-siaga-banjir/