Showing posts with label cara mengatasi banjir. Show all posts
Showing posts with label cara mengatasi banjir. Show all posts

Monday, October 26, 2015

Dituding Pengirim Banjir ke Jakarta, Bogor Lakukan Ini

Kerap dituding sebagai daerah pengirim banjir ke Jakarta, membuat Pemkab Bogor terus berbenah. Normalisasi sejumlah situ dan pembersihan kali dilakukan guna mengantisipasi banjir.

Kepala Bidang Pembangunan dan Rehabilitasi Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor Asep Ruhiyat menjelaskan, normalisasi kali dengan cara melakukan pengerukan lumpur dan pengangkutan sampah yang menyangkut dibebatuan dan jembatan ditargetkan akhir tahun ini selesai.

selengkapnya baca  disini

Monday, October 12, 2015

Ahok Tak Beri Ampun Kios Penyebab Banjir

Terkait rencana penggusuran pedagang Pasar Karang Anyar, Sawah Besar, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan jika terbukti kios-kios di kawasan tersebut membuat banjir, akan segera dibongkar.
Kemarin ratusan pedagang berdemo di depan Balai Kota menolak penggusuran. Dari pihak Kecamatan Sawah Besar, para pedagang telah mendapat dua kali surat peringatan (SP), namun tak ada koordinasi dengan Pemprov DKI.
Fokus penertiban pedagang kali lima (PKL) adalah kios-kos yang didirikan di atas saluran air sehingga membuat drainase macet dan banjir. Sedangkan bagi kios-kios yang hanya menutupi sebagian badan jalan dan tidak di atas saluran air, Ahok mengatakan, masih bisa ditoleransi sampai pemerintah menemukan tempat relokasi.
selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/09/15/338/1214402/ahok-tak-beri-ampun-kios-penyebab-banjir

Monday, September 7, 2015

Tak Ada Solusi Mudah untuk Mengatasi Banjir

Banjir bukanlah hal baru yang dihadapi masyarakat Belanda. Dengan sebagian besar daratan di wilayah pesisir Belanda berada di bawah permukaan laut, risiko banjir senantiasa mengancam.

Pengalaman kota-kota besar di pesisir Belanda, seperti Amsterdam dan Rotterdam, mencegah wilayahnya tenggelam oleh banjir menjadi pelajaran berharga bagi Jakarta yang masih dilanda banjir setiap tahun.

selengkapnya : http://megapolitan.kompas.com/read/2015/08/26/23055051/Tak.Ada.Solusi.Mudah.untuk.Mengatasi.Banjir

Thursday, March 12, 2015

Cara Negara Jepang Mengatasi Banjir

Ternyata jepang Mempunyai Terowongan dan Saluran Pembuangan Air di bawah tanah, sehingga menjamin semua air hujan disalurkan ke laut sehingga tidak ada banjir saluran bawah tanah ini berada di sebagian besar daerah di jepang . Anda akan kagum pada saluran bawah tanah yang luas dan efisien menanggulangi banjir.

artikel selengkapnya : http://www.gallerydunia.com/2010/12/ini-dia-cara-jepang-mengatasi-banjir.html

Wednesday, March 11, 2015

Strategi Penanggulangan Banjir Pada Masa Jawa Kuno

Pada masa jawa kuno sudah dikenal sistem pengelolaan air. Usaha-usaha untuk mengelola air, tampaknya menjadi pusat perhatian dari penguasa-penguasa kerajaan. Adapun strategi yang digunakan untuk menanggulangi banjir adalah sebagai berikut:
1. Pembuatan aliran sungai yang dialirkan ke laut. Air yang melimpah dapat mengalir kelaut sehingga dapat terhindar dari bahaya banjir.
2. Pembuatan bendungan. Air sungai yang meluap dapat tertahan oleh bendungan sehingga air tidak menggenangi sawah maupun pemukiman penduduk. Air sungai tersebut kemudian dialirkan ke sawah-sawah melalui jaringan irigasi.

artikel selengkapnya : http://diabicara.blogspot.com/2009/11/strategi-penanggulangan-banjir-pada.html

Thursday, February 26, 2015

Jangan Panik Saat Banjir Ini Caranya

Sebelum Terjadinya Banjir


  1. Segera mungkin dapatkan pengumuman resmi dari sumber yang dapat dipercaya tentang banjir di wilayah Anda.
  2. Pastikan anda mencatat nomor telepon Posko Banjir untuk memperoleh informasi awal tentang bencana banjir di daerah anda (Posko Banjir/Satlak PBP)
  3. Dengarkan tentang perkembangan situasi melalui media elektronik radio FM/AM atau televisi Anda juga via RT atau RW lingkungan Anda. Dan jangan mudah terpancing isu. Dengarkan hanya informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
  4. Periksa dan bersihkan lubang saluran pembuangan air anda. Pastikan tidak ada masalah.
  5. Jika daerah Anda dipastikan menjadi langganan banjir setiap tahunnya, pastikan Anda dan keluarga Anda mengetahui jalur evakuasi dan tempat pengungsian dan letakkan dokumen penting di tempat yang aman atau masukkan pada wadah yang kedap/tahan air, agar tidak rusak.
  6. Pastikan bahwa Anda dan keluarga anda tahu benar dimana POSKO banjir terdekat dari rumah Anda.
  7. Buat perencanaan dengan keluarga, kalau perlu latihan evakuasi keluarga, sebagai persiapan jika banjir benarbenar datang.
  8. Sediakan Perlengkapan P3K dan alat-alat standard penyelamatan.
  9. Pastikan seluruh anggota keluarga Anda mengetahui langkah darurat jika banjir tiba.


Saat Hampir Banjir


  1. Dengar pengumuman dan berita dari radio.
  2. Penuhi tong, bak mandi, ember dan segala wadah air lainnya dengan air bersih. Karena saat banjir, air mungkin menjadi kotor dan sulit mendapatkan air bersih.
  3. Bawalah masuk perabot atau perkakas di luar rumah.
  4. Letakkan dokumen penting di tempat yang aman atau masukkan pada wadah yang kedap/tahan air, agar tidak rusak.
  5. Tutuplah dengan aman stop kontak listrik, jika perlu padamkan listrik dan saluran gas rumah Anda.
  6. Beritahu anggota keluarga Anda dan bersiaplah untuk mengungsi.
  7. Pastikan semua peralatan darurat standard, termasuk tas siaga bencana, telah disiapkan & berada ditempat yang mudah dijangkau.


Saat Banjir Tiba 


  1. Terus pantau pengumuman dan berita dari radio. Dan jangan mudah terpancing isu.Dengarkan hanya informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
  2. Siap sedialah dengan semua peralatan darurat standard, termasuk tas siaga bencana. Jangan keluar dari rumah kecuali telah dipastikan bahwa perlengkapan ini anda bawa.
  3. Perhatikan jalur evakuasi & tempat pengungsian yang telah dibuat oleh keluarga anda.
  4. Ingatlah bahwa aparat memerlukan waktu untuk tiba dilokasi pada saat bencana.


Sumber

Wednesday, February 18, 2015

7 Tips Aman Berkendara Saat Banjir

1. Pilih Motor Jenis Bebek
Mungkin anda punya beberapa kendaraan dirumah. Pilihlah motor jenis bebek untuk anda kendarai melewati banjir. bisa dibilang motor jenis ini yang paling banyak digunakan saat ini, kemudahan penggunaanya dan adanya space dibagian depan untuk tempat barang, bagasinya ada dibawah sadel motor, dan yang paling penting ukurannya tinggi sehingga aman digunakan saat banjir. Mungkin hal itu yang membuat motor jenis ini menjadi pilihan primadona.

2. Hidupkan lampu
Tujuan menghidupkan lampu untuk memberikan sinyal kepada kendaraan lain, supaya pengendaranya tahu keberadaan anda, karena saat hujan jarak pandang menjadi sangat rendah, bahkan sedikit saja hujan menyebabkan kabut tebal.

3. Jaga kecepatan
Kondisi jalanan licin membuat rem tidak mencengkeram dengan baik, karena itu hindari berkecepatan tinggi dan pastikan anda sadar menjaga kecepatan kendaraan, jarak pandang dan lingkungan disekitar jalan.

4. Hindari genangan banjir
Jangan sembarangan menerjang genangan banjir, karena mesin dapat mati mendadak. Kecuali jika kendaraan anda didesain untuk hal itu, tapi tetap perhatikan tingkat genangan dengan tinggi mesin. Berkendaralah di belakang kendaraan lain untuk memastikan tidak ada lobang yang membahayakan anda.

5. Waspada dan berkonsentrasi
Tetap waspada dengan kondisi laju kendaraan disekeliling anda dan berkonsentrasi. Jangan berbicara dengan penumpang dan hindari mengangkat hape pada saat kondisi yang sulit seperti ini.

6. Pergunakan Alas Kaki
Pergunakanlah alas kaki yang tidak licin, tahan air, dan aman untuk berkendara. Siapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana, karena jas jenis ini lebih aman dibanding model ponco.

7. Jangan Hidupkan Motor Sembarangan
Apabila kendaraan mogok karena air masuk dalam saluran pembuangan gas, jangan langsung dihidupkan. Doronglah kendaraan anda ke tempat aman, karena bisa saja sistem pengapian mengalami konsleting dan dapat membuat kendaraan terbakar.


source : http://peutrang.blogspot.com/2014/01/tips-berkendara-saat-banjir.html

Friday, February 6, 2015

Tips Siaga Bencana Banjir

Upaya yang harus di lakukan sebelum terjadi banjir :

a. Petugas kesehatan

  • Membuat peta rawan dan jalur evakuasi
  • Menyusun rencana kontijensi (perencanaan kegiatan penanggulangan bencana yang di susun sebelum bencana terjadi)
  • Meningkatkan kegiatan penyuluhan kesehatan lingkungan
  • Membentuk tim kesehatan di setiap jejaring administrasi