Showing posts with label tips kendaraan saat banjir. Show all posts
Showing posts with label tips kendaraan saat banjir. Show all posts

Sunday, February 22, 2015

Tips Untuk Mobil Anda Dalam Menghadapi Banjir

-Langkah pertama jangan memaksakan mobil menembus genangan air dengan ketinggian melebihi bemper kendaraan.
-Bila terpaksa anda harus melalui banjir. Perhatikan kondisi lalu lintas di depan anda, usahakan kendaraan anda dapat melaju tanpa harus berhenti.
-Pertahankan putaran mesin,jangan terlalu tinggi (1.500-2.000 Rpm).
-Putaran mesin yang terlalu rendah berakibat mesin dapat mati, sebaliknya bila putaran mesin terlalu tinggi dapat menyebabkan kipas yang terbuat dari plastik cenderung bengkok waktu terkena air. Bila demikian, kipas dapat membentur kisi-kisi radiator sehingga dapat menyebabkan radiator bocor.
-Jika kendaraan anda transimisi manual gunakan posisi gigi terendah dan melaju pelan pelan maksimal 10 Km/jam.
-Jika kondisi air terus meninggi sehingga gelombang air dari mobil depan diperkirakan dapat masuk kedalam saringan udara sebaiknya anda segera berputar mencari jalan lain. Perlu diingat, apabila kendaraan yang telah melewati banjir, rem mobil cenderung bekerja kurang sempurna. Hal ini dikarenakan sepatu rem dalam kondisi basah. Untuk mengeringkan sepatu rem agar dapat berfungsi dengan normal adalah dengan jalan menekan dengan lembut pedal rem beberapa kali saat kendaraan berjalan.

source : http://www.nasmocotoyotasolo.com/tips-trik.html?id=Tips_untuk_mobil_anda_dalam_menghadapi_banjir

Wednesday, February 18, 2015

7 Tips Aman Berkendara Saat Banjir

1. Pilih Motor Jenis Bebek
Mungkin anda punya beberapa kendaraan dirumah. Pilihlah motor jenis bebek untuk anda kendarai melewati banjir. bisa dibilang motor jenis ini yang paling banyak digunakan saat ini, kemudahan penggunaanya dan adanya space dibagian depan untuk tempat barang, bagasinya ada dibawah sadel motor, dan yang paling penting ukurannya tinggi sehingga aman digunakan saat banjir. Mungkin hal itu yang membuat motor jenis ini menjadi pilihan primadona.

2. Hidupkan lampu
Tujuan menghidupkan lampu untuk memberikan sinyal kepada kendaraan lain, supaya pengendaranya tahu keberadaan anda, karena saat hujan jarak pandang menjadi sangat rendah, bahkan sedikit saja hujan menyebabkan kabut tebal.

3. Jaga kecepatan
Kondisi jalanan licin membuat rem tidak mencengkeram dengan baik, karena itu hindari berkecepatan tinggi dan pastikan anda sadar menjaga kecepatan kendaraan, jarak pandang dan lingkungan disekitar jalan.

4. Hindari genangan banjir
Jangan sembarangan menerjang genangan banjir, karena mesin dapat mati mendadak. Kecuali jika kendaraan anda didesain untuk hal itu, tapi tetap perhatikan tingkat genangan dengan tinggi mesin. Berkendaralah di belakang kendaraan lain untuk memastikan tidak ada lobang yang membahayakan anda.

5. Waspada dan berkonsentrasi
Tetap waspada dengan kondisi laju kendaraan disekeliling anda dan berkonsentrasi. Jangan berbicara dengan penumpang dan hindari mengangkat hape pada saat kondisi yang sulit seperti ini.

6. Pergunakan Alas Kaki
Pergunakanlah alas kaki yang tidak licin, tahan air, dan aman untuk berkendara. Siapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana, karena jas jenis ini lebih aman dibanding model ponco.

7. Jangan Hidupkan Motor Sembarangan
Apabila kendaraan mogok karena air masuk dalam saluran pembuangan gas, jangan langsung dihidupkan. Doronglah kendaraan anda ke tempat aman, karena bisa saja sistem pengapian mengalami konsleting dan dapat membuat kendaraan terbakar.


source : http://peutrang.blogspot.com/2014/01/tips-berkendara-saat-banjir.html

Thursday, October 16, 2014

Tips Mencegah Mobil Matik Mogok Saat Banjir

Mobil mogok saat melintasi jalan yang banjir adalah pemandangan 'langganan' saat musim hujan tiba. Cara mencegah mobil mogok khususnya matik menjadi penting untuk diperhatikan agar tidak menghambat perjalanan Anda.

Sebagai pemilik mobil Automatic , Sie bersaudara memberikan beberapa tips bagi pemilik mobil. Anda yang mengendarai mobil bertransmisi otomatis sebaiknya memperhatikan hal-hal ini agar kendaraan tidak mati di wilayah rawan banjir.