Friday, December 11, 2015

Diguyur Hujan, Jalan di Depan Mal Kelapa Gading Terendam

Hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada Minggu malam menyebabkan sejumlah wilayah tergenang air. Hal ini juga berdampak kepada tersendatnya arus lalu lintas di lokasi yang digenangi air.

Akibatnya, arus lalu lintas di kedua tempat itu tersendat karena pengemudi kendaraan memperlambat laju kendaraannya saat memasuki genangan air.Sementara di Jakarta Barat, banjir terjadi di Jalan Arjuna Utara. 

Sedangkan di depan Kampus Universitas Tri Sakti dan Universitas Tarumanagara, Grogol banjir sudah mencapai ketinggian 60 cm.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2383523/diguyur-hujan-jalan-di-depan-mal-kelapa-gading-terendam

Thursday, December 10, 2015

Badai Desmond Lumpuhkan Sebagian Inggris dan Skotlandia

Rumah-rumah dan jalanan terendam banjir di utara Inggris dan Skotlandia. Badai Desmond datang pada Sabtu 5 Desember dan tak henti-henti mencurahkan hujan.

Akibatnya Sungai Eden meluap dan banyak rumah terendam. Lebih dari 180 keluarga di Cumbria terpaksa mengungungsi ke tempat tinggi.

Salah satu desa bahkan terisolasi ketika air sungai mendatangkan banjir bah membuat jembatan yang menghubungi desa itu dengan desa lain hanyut. Penduduk mengungsi ke sebuah penginapan Coledale Inn yang tak terendam air.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2383456/badai-desmond-lumpuhkan-sebagian-inggris-dan-skotlandia

12 Ambulans Polda Metro Disiagakan Bantu Korban Banjir Jakarta

Polda Metro Jaya ikut mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan tiba. Salah satunya dengan melibatkan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) untuk membantu korban banjir.

Kepala Biddokes Polda Metro Jaya Kombes‎ Pol Musyafak mengatakan, jajarannya telah menyiagakan 12 mobil ambulans untuk membantu mengevakuasi para korban banjir.

Musyafak menjelaskan, terdapat 36 personel yang akan beroperasi bersama 12 ambulans. Para personel yang ditugaskan memiliki kemampuan beragam.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2381437/12-ambulans-polda-metro-disiagakan-bantu-korban-banjir-jakarta

Wednesday, December 9, 2015

Urus Banjir Tak Semudah Ucapan Gubernur DKI

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Air DKI Jakarta, Tri Djoko Sei Margiyanto mengatakan, penanganan banjir yang selama ini dilakukan pihaknya tidak semudah yang dikatakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Tri Djoko menambahkan, mengurusi tata air tidak semudah mengatur urusan publik lain. Sehingga penanganannya membutuhkan waktu dan tidak bisa disamakan dengan membangun infrastruktur lainnya.

"Yang membedakan air dengan bagian lain, ini bicara sistem, kita enggak bisa menyelesaikan seperti pembangunan rumah, sekolah. Ini kan kita bangun disitu saja, tutup saja itu pakai seng. Kita kerja 30 jam sehari enggak ada masalah. Jadi, banyak hal teknis (yang harus dipikirkan)," ujar Tri Djoko.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/12/03/338/1260594/urus-banjir-tak-semudah-ucapan-gubernur-dki

Monday, December 7, 2015

Siaga Banjir, BPBD DKI Siapkan 20 Ribu Personel

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiagakan puluhan ribu personel untuk mengantisipasi banjir tahun ini.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Andi Firdaus mengatakan jika digabung antara relawan, personel BPBD, dan TNI/Polri maka jumlahnya mencapai 20 ribu personel.

Sebagaimana biasa, untuk melakukan penanganan dan penanggulangan banjir, BPBD menggandeng berbagai pihak diantaranya, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Non-Goverment Organization (NGO), dan relawan-relawan. Sebanyak 11 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga di koordinasikan untuk siaga banjir.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/12/01/338/1258658/siaga-banjir-bpbd-dki-siapkan-20-ribu-personel

Friday, December 4, 2015

Sebabkan Banjir, Ini Penyebab Terganggunya Tali Air Jakarta

Tali air yang terhambat adalah salah satu persoalan yang membuat jalan raya tergenang ketika hujan turun terlalu deras. Air yang seharusnya mengalir melalui tali air, karena terhambat jadi meluap ke jalan.

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengungkapkan hal sama. Menurut dia, perlu dicari tahu lebih dulu pemilik utilitas itu. "Itu kan banyak sekali. Jadi harus dicari dulu dan bicarakan solusinya," ujarnya.

Sementara itu, untuk mengatasi genangan, pihaknya telah melakukan upaya dengan terus melakukan pengerukan kali dan saluran penghubung. Kesiapan rumah pompa pun terus dicek agar bisa berfungsi optimal ketika banjir datang.

selengkapnya : http://metro.tempo.co/read/news/2015/11/21/083720889/sebabkan-banjir-ini-penyebab-terganggunya-tali-air-jakarta

Wednesday, December 2, 2015

3.000 Beton Pemecah Arus Akan Diletakkan di Bendung Katulampa

Untuk memperlambat laju air dan menahan konstruksi bangunan saat kondisi debit air sedang tinggi di Bendung Katulampa, Bogor. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) menambah beton pemecah arus atau hexapods. Beton seberat 2 ton dengan diameter 2 meter nantinya akan di letakan di dasar Bendung Katulampa.

Selain itu, sambung Puji, fungsi dari beton pemecah arus sendiri sangat diperlukan untuk mempelambat arus Sungai Ciliwung, terutama saat debit air tinggi di Puncak menuju Jakarta. Beton tersebut juga diperlukan untuk mempertahankan konstruksi bangunan bendung dari arus air yang cukup deras.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/11/18/338/1251888/3-000-beton-pemecah-arus-akan-diletakkan-di-bendung-katulampa