Showing posts with label Cara Menerjang Banjir Dengan Benar. Show all posts
Showing posts with label Cara Menerjang Banjir Dengan Benar. Show all posts

Friday, April 8, 2016

Klaim Asuransi Mobil Karena Banjir

Jika Kendaraan Anda sudah masuk dalam jebakan Air yang tinggi 3 Hal in perlu Anda lakukan agar klaim asuransi Mobil Anda Tidak Ditolak Oleh Asuransi :

1. Jangan memaksakan kendaraan terus melaju dalam ketinggian air yang semakin dalam, hal ini akan menyebabkan mesin kendaraan mati bahkan rusak karena mesin kemasukan air. Jika hal ini di ketahui dalam laporan kronologis klaim asuransi mobil Anda bisa jadi Klaim Anda akan langsung di TOLAK oleh perusahaan Asuransi.

Apa penyebabnya Klaim Asuransi Mobil Ditolak ?

Didalam pasal pengecualian polis asuransi kendaraan bermotor Indonesia yang berlaku untuk semua asuransi kendaraan di indonesia.

Ada pasal pengecualian ini  :

Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian dan atau kerusakan Kendaraan Bermotor atau biaya yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh :

zat kimia, air atau benda cair lainnya, yang berada di dalam Kendaraan Bermotor kecuali merupakan akibat dari risiko yang dijamin Polis;
Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika:

-Disebabkan oleh tindakan sengaja Tertanggung dan atau pengemudi;
-Dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak laik jalan;

Selengkapnya : http://www.asuransi88.com/news/klaim-asuransi-mobil-karena-banjir

Monday, August 3, 2015

Potensi Banjir Bulan Juli, Agustus dan September

Pembuatan prakiraan potensi banjir ini merupakan hasil kerjasama dari 3 (tiga) instansi: BMKG, DitJen Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Dalam hal ini BMKG sebagai penyedia informasi prakiraan hujan bulanan, PSDA PU daerah rawan banjir dan Badan Informasi Geospasial (BIG) menyiapkan peta dasar (RBI, Sistem Lahan, dan Land Cover) Prakiraan potensi banjir yang disampaikan meliputi potensi banjir tinggi, menengah, rendah dan aman dari kejadian banjir.

Read more: http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Informasi_Iklim/Potensi_Banjir.bmkg#ixzz3hS2qo5sQ

Friday, March 20, 2015

5 Tips Berkendara Ketika Banjir Agar Mesin Tidak Mati

5 Tips Berkendara Ketika Banjir Agar Mesin Tidak Mati

1. Putaran mesin stabil.

Bagi sebagian orang jika berkendara pelan pasti senang memainkan gas, jika ini anda lakukan pada saat menerjang banjir kemungkinan besar mesin akan mati, kenapa? karena saat mesin dalam putaran tinggi lalu kemudian turun secara mendadak, dan naik lagi akan membuat mesin menyedot bahan bakar lebih banyak, dan air dapat masuk melewati knalpot motor, karena tendangan balik mesin lebih besar.

2. Usahakan stabil diputaran mesin tinggi.

Pada saat diputaran mesin tinggi maka gas yang keluar pada knalpot akan tinggi juga, dan air tidak sempat masuk melalui knalpot

3. Tidak menggunakan motor bebek.

Motor bebek memang nyaman dikendarai, tetapi karena kebanyakan menggunakan mesin rebah posisi busi akan lebih rendah, jika terendam air lama akan menyebabkan busi macet.

4. Jangan melepas saringan udara.

Melepas saringan udara sama saja dengan membiarkan udara masuk dengan bebas ke pembakaran, tanpa disaring. Apa jadinya jika air yang masuk, tentu saja mesin akan macet. Ini juga berlaku saat hujan deras.

5. Cari jalan lain atau berteduh.

Usahakan mencari jalan lain yang tidak tergenang banjir, atau berteduh sebentar, jika banjir tidak mungkin untuk dilewati.

Sedikit saran bagi pengendara motor, ketika cuaca sudah menunjukkan tanda-tanda akan hujan, seperti mendung sebaiknya anda mengurungkan niat untuk pergi jauh karena dikawatirkan akan hujan lebat atau malah akan jadi banjir. Jika anda nekat untuk menerjang hujan, usahakan kondisi motor baik dan tidak sering macet.

source : http://jagatotomotif.com/5-tips-berkendara-ketika-banjir-agar-mesin-tidak-mati/

Friday, February 20, 2015

Cara Menerjang Banjir Dengan Benar

Musim penghujan mulai yang sudah beberapa pekan kemarin tiba, membuat para pengguna jalan harus mengimbangi dan menyesuaikan perilaku pengemudi, karena kondisi aspal jalan yang basah, jarak pandang yang lebih pendek mengharuskan pengemudi lebih waspada dan lebih hati-hati.

Kondisi yang sering terjadi adalah menerjang genangan atau banjir. Kalau tidak cukup punya pengetahuan bagaimana cara mengendarai kendaraan saat menerjang banjir, pengendara mobil inginnya menerjang banjir atau genangan secepat mungkin bahkan ngebut. Tapi justru cara seperti itu akan berdampak buruk pada mobil.

Jadi bagaimanakah cara menerjang banjir yang benar ? berikut ini tips cara menerjang banjir dengan benar.  
Usahakan untuk tidak melintasi jalan yang sudah tergenang air lebih dari setengah ban mobil. Periksa juga sejauh mana kedalaman jalan yang terendam oleh air. Jika memang harus melalui jalan yang tergenang, arahkan kendaraan ke bagian tertinggi jalan, karena air berada pada titik dangkal di spot tersebut
Tidak perlu ngebut di tempat banjir, perlahan saja dengan kecepatan tidak lebih dari 3 kpj dan tambah menjadi 6 kpj ketika Anda sudah berada di tengah genangan. dan dan gunakan gigi rendah (gigi 1 atau "L" tergantung pada jenis transmisi). Karena beban mobil lebih berat waktu menerjang banjir. Jangan angkat kaki dari pedal gas. Mesin yang melambat dapat membiarkan air masuk melalui pipa knalpot dan merusak catalytic converter.
Jika memungkinkan, hindari berhenti ditengah banjir. Karena saat mobil berhenti, permukaan air akan naik di ruang mesin dan Pastikan juga tidak ada kendaraan yang mengarah ke kendaraan Anda, karena ombak kecil yang ditimbulkan dapat mendorong air masuk ke kendaraan, terutama jika gelombang air bergerak dengan kecepatan kencang.
Setelah keluar dari genangan, jangan langsung mengebut. Cukup berbahaya karena kondisi rem masih sangat licin,gunakan rem dengan perlahan untuk mengeringkannya. Injak rem dengan kaki kiri jika Anda sudah familiar dengan teknik ini. Lepas pedal rem ketika Anda merasa rem mulai bekerja.
Berhentilah sejenak untuk memeriksa dan memastikan tidak ada sampah seperti kantong plastik atau kotoran lain yang menempel di kisi-kisi radiator atau sirip belakangnya.

source : http://www.ordertoyota.com/2015/01/cara-menerjang-banjir-dengan-benar-tips.html