Thursday, December 31, 2015

Apa Saja Langkah-Langkah Untuk Mengatasi Banjir ?

Langkah-langkah untuk mengatasi banjir akan Anda temui dalam artikel berikut ini. Namun sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa dari beberapa kota besar yang ada di Indonesia, Jakarta
merupakan salah satu kota yang memiliki daya tarik tersendiri sehingga banyak penduduk Indonesia yang hijrah dan mengadu nasib di Jakarta. Akibatnya kepadatan penduduk Jakarta semakin meningkat dan hal itu tidak dapat dielakkan. Bukan hanya kepadatan penduduk yang semakin meningkat, bahkan kepadatan pemukiman hingga kepadatan lalulintas juga ikut meningkat. Semua itu berdampak pula kepada tingkat kuantitas dan kualitas lingkungan hidup seperti udara, air dan tanah.

Mengatasi banjir dengan menanam pohon
Menanam pohon dapat dilakukan di pekarangan rumah, sekolah, kantor dan tempat tempat umum lainnya. Keberadaan pohon atau tanaman dapat menunjang terciptanya kota yang hijau, mengurangi polusi udara, mengurangi jumlah debit air hujan yang mengalir di permukaan tanah, dapat mengatasi banjir dan menjadikan langit yang biru.

selengkapnya : http://resapanbiopori.blogspot.co.id/2014/04/berbagai-langkah-mengatasi-banjir.html

Tuesday, December 29, 2015

Peta Jakarta Rawan Banjir

Rekan, membutuhkan informasi terkini daerah rawan banjir khususnya di Jakarta? silahkan : https://petajakarta.org/banjir/id/map/

Sunday, December 27, 2015

Cegah Banjir, Pemkot Palembang Giatkan Normalisasi Sungai

Pemerintah Kota Palembang melakukan normalisasi daerah aliran sungai dan sungai di beberapa kelurahan untuk mencegah banjir saat musim hujan. "Pemkot terus membersihkan sungai dan menggugah kesadaran warga untuk menjaga lingkungan sejak musim kemarau tahun ini, seperti diketahui warga yang bermukim di dekat sungai masih kurang peduli, sehingga masih perlu pemerintah turun tangan untuk menggerakan," kata dia.

"Kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya terbilang masih kurang. Sungai dianggap sebagai kotak sampah besar, jadi siapa pun bisa membuang sampah di sana, inilah persoalannya," ujar dia. Kondisi ini semakin diperparah dengan kurangnya SDM Pemkot Palembang untuk mengangkut sampah di sungai.

selengkapnya : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/12/24/nztn4k280-cegah-banjir-pemkot-palembang-giatkan-normalisasi-sungai

Friday, December 25, 2015

Tips Menghadapi Bencana Banjir

Kalau udah akhir dan awal tahun nih Inspirator, biasanya negara kita ngalamin yang namanya musim hujan. Parahnya, hujan di beberapa kota di Indonesia membuat situasi banjir dan mengakibatkan dampak kerugian yang luar biasa bagi banyak pihak. Untuk mengatasi hal ini, kita mau ngasih tips nih buat Inspirator semua untuk siap siaga menghadapi banjir. Langsung di cek yaa…

Pada Saat Banjir:

• Jangan panik. Coba persiapkan semua barang-barang penting yang akan dibutuhkan selama ngungsi

• Jika ada pengumuman untuk evakuasi, segera ikut evakuasi. Kita gak pernah tahu air akan surut hingga kapan, jadi jangan sampai kita terjebak di dalam kepungan banjir

• Matikan peralatan listrik/sumber listrik. Walaupun PLN biasanya sudah memadamkan listrik, tapi tetap matikan supaya ketika listriknya nyala tidak terjadi konsleting karena rumah kita masih basah

selengkapnya : http://www.inspiratorfreak.com/tips-menghadapi-bencana-banjir/

Wednesday, December 23, 2015

Hujan Lebat, Warga Makassar Mendadak Panen Ikan Mujair

Daeng Roa (48), warga pinggir waduk yang ditemui sedang menjala ikan itu, mengatakan dirinya bersyukur atas derasnya hujan karena waduk bisa terisi penuh. Hujan deras yang mengguyur Makassar dalam 2 hari terakhir, ujar Roa, berhasil memenuhi waduk berkedalaman 7 meter.

Di balik kebahagiaannya terselip kekhawatiran akan potensi banjir. Jika banjir melanda, air waduk bisa menggenangi pemukiman warga seperti yang pernah terjadi setahun sebelumnya.

selengkapnya : http://regional.liputan6.com/read/2393211/hujan-lebat-warga-makassar-mendadak-panen-ikan-mujair

Monday, December 21, 2015

Potensi Banjir Harian

BMKG : http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Informasi_Cuaca/Potensi_Banjir_Harian_Jakarta.bmkg

Posko Banjir : http://www.poskobanjirjkt.net/


Saturday, December 19, 2015

Debit Sungai Batanghari Meninggi, Kota Jambi Siaga Banjir

Kota Jambi kini berstatus siaga banjir. Intensitas hujan yang terjadi membuat debit air di Sungai Batanghari meningkat. Ketinggian air Sungai Batanghari kini sudah berada di atas normal 9 meter, yakni pada posisi 12 meter.

Dia mengatakan, Kota Jambi menjadi langganan banjir selama kurun waktu 5 tahun terakhir. Ini dikarenakan dua sebab. Pertama adalah naiknya debit air Sungai Batanghari. Naiknya debit air sungai terpanjang di Sumatera ini menyebabkan drainase tidak mampu menampung air, sehingga terjadi luapan penyebab banjir.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2390072/debit-sungai-batanghari-meninggi-kota-jambi-siaga-banjir

Thursday, December 17, 2015

Ini Titik Genangan Air di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta

Jakarta Pusat:

- Jalan Tentara Pelajar (Stasiun Palmerah). Ketinggian air 10-15 cm.

- Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di kolong flyover Semanggi. Ketinggian air 15-20 cm.


Jakarta Selatan:

- Jalan Gatot Subroto (pintu keluar Tol Semanggi). Ketinggian air 20- 30 cm.


selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/12/13/338/1266570/ini-titik-genangan-air-di-sejumlah-ruas-jalan-jakarta

Tuesday, December 15, 2015

Banjir Kiriman, Kampung Pulo Terendam Satu Meter

Hujan deras yang mengguyur wilayah Puncak Bogor kemarin, menyebabkan tinggi muka air bendung Katulampa Bogor naik mencapai 100 cm atau siaga 3. Kondisi ini membuat kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur harus menerima banjir kiriman setinggi satu meter.

Awi menambahkan saat ini banjir tersebut telah surut sehingga warga bisa mulai membersihkan rumah dari sisa banjir. "Sekarang sudah surut. Kita langsung bersihin lumpurnya," tambahnya.

selengkapnya : http://metro.sindonews.com/read/1068331/170/banjir-kiriman-kampung-pulo-terendam-satu-meter-1449728586

Sunday, December 13, 2015

Musim Hujan, Satgas Gabungan Bersiap di Lokasi Rawan Banjir

Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menginisiasi Apel Siaga Banjir. Apel ini juga sebagai penanda aktifnya Satgas Siaga Banjir, sekaligus mengecek persiapan satgas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Denny Wahyu menjelaskan, satgas tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta, Polda dan Kodam. Nantinya, satgas dikerahkan ke lokasi yang rawan banjir.

Menurut dia, satgas tersebut beranggotakan petugas BPBD DKI, TNI dan Polri. Ada juga perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2376411/musim-hujan-satgas-gabungan-bersiap-di-lokasi-rawan-banjir

Friday, December 11, 2015

Diguyur Hujan, Jalan di Depan Mal Kelapa Gading Terendam

Hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada Minggu malam menyebabkan sejumlah wilayah tergenang air. Hal ini juga berdampak kepada tersendatnya arus lalu lintas di lokasi yang digenangi air.

Akibatnya, arus lalu lintas di kedua tempat itu tersendat karena pengemudi kendaraan memperlambat laju kendaraannya saat memasuki genangan air.Sementara di Jakarta Barat, banjir terjadi di Jalan Arjuna Utara. 

Sedangkan di depan Kampus Universitas Tri Sakti dan Universitas Tarumanagara, Grogol banjir sudah mencapai ketinggian 60 cm.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2383523/diguyur-hujan-jalan-di-depan-mal-kelapa-gading-terendam

Thursday, December 10, 2015

Badai Desmond Lumpuhkan Sebagian Inggris dan Skotlandia

Rumah-rumah dan jalanan terendam banjir di utara Inggris dan Skotlandia. Badai Desmond datang pada Sabtu 5 Desember dan tak henti-henti mencurahkan hujan.

Akibatnya Sungai Eden meluap dan banyak rumah terendam. Lebih dari 180 keluarga di Cumbria terpaksa mengungungsi ke tempat tinggi.

Salah satu desa bahkan terisolasi ketika air sungai mendatangkan banjir bah membuat jembatan yang menghubungi desa itu dengan desa lain hanyut. Penduduk mengungsi ke sebuah penginapan Coledale Inn yang tak terendam air.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2383456/badai-desmond-lumpuhkan-sebagian-inggris-dan-skotlandia

12 Ambulans Polda Metro Disiagakan Bantu Korban Banjir Jakarta

Polda Metro Jaya ikut mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan tiba. Salah satunya dengan melibatkan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) untuk membantu korban banjir.

Kepala Biddokes Polda Metro Jaya Kombes‎ Pol Musyafak mengatakan, jajarannya telah menyiagakan 12 mobil ambulans untuk membantu mengevakuasi para korban banjir.

Musyafak menjelaskan, terdapat 36 personel yang akan beroperasi bersama 12 ambulans. Para personel yang ditugaskan memiliki kemampuan beragam.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2381437/12-ambulans-polda-metro-disiagakan-bantu-korban-banjir-jakarta

Wednesday, December 9, 2015

Urus Banjir Tak Semudah Ucapan Gubernur DKI

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Air DKI Jakarta, Tri Djoko Sei Margiyanto mengatakan, penanganan banjir yang selama ini dilakukan pihaknya tidak semudah yang dikatakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Tri Djoko menambahkan, mengurusi tata air tidak semudah mengatur urusan publik lain. Sehingga penanganannya membutuhkan waktu dan tidak bisa disamakan dengan membangun infrastruktur lainnya.

"Yang membedakan air dengan bagian lain, ini bicara sistem, kita enggak bisa menyelesaikan seperti pembangunan rumah, sekolah. Ini kan kita bangun disitu saja, tutup saja itu pakai seng. Kita kerja 30 jam sehari enggak ada masalah. Jadi, banyak hal teknis (yang harus dipikirkan)," ujar Tri Djoko.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/12/03/338/1260594/urus-banjir-tak-semudah-ucapan-gubernur-dki

Monday, December 7, 2015

Siaga Banjir, BPBD DKI Siapkan 20 Ribu Personel

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiagakan puluhan ribu personel untuk mengantisipasi banjir tahun ini.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Andi Firdaus mengatakan jika digabung antara relawan, personel BPBD, dan TNI/Polri maka jumlahnya mencapai 20 ribu personel.

Sebagaimana biasa, untuk melakukan penanganan dan penanggulangan banjir, BPBD menggandeng berbagai pihak diantaranya, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Non-Goverment Organization (NGO), dan relawan-relawan. Sebanyak 11 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga di koordinasikan untuk siaga banjir.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/12/01/338/1258658/siaga-banjir-bpbd-dki-siapkan-20-ribu-personel

Friday, December 4, 2015

Sebabkan Banjir, Ini Penyebab Terganggunya Tali Air Jakarta

Tali air yang terhambat adalah salah satu persoalan yang membuat jalan raya tergenang ketika hujan turun terlalu deras. Air yang seharusnya mengalir melalui tali air, karena terhambat jadi meluap ke jalan.

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengungkapkan hal sama. Menurut dia, perlu dicari tahu lebih dulu pemilik utilitas itu. "Itu kan banyak sekali. Jadi harus dicari dulu dan bicarakan solusinya," ujarnya.

Sementara itu, untuk mengatasi genangan, pihaknya telah melakukan upaya dengan terus melakukan pengerukan kali dan saluran penghubung. Kesiapan rumah pompa pun terus dicek agar bisa berfungsi optimal ketika banjir datang.

selengkapnya : http://metro.tempo.co/read/news/2015/11/21/083720889/sebabkan-banjir-ini-penyebab-terganggunya-tali-air-jakarta

Wednesday, December 2, 2015

3.000 Beton Pemecah Arus Akan Diletakkan di Bendung Katulampa

Untuk memperlambat laju air dan menahan konstruksi bangunan saat kondisi debit air sedang tinggi di Bendung Katulampa, Bogor. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) menambah beton pemecah arus atau hexapods. Beton seberat 2 ton dengan diameter 2 meter nantinya akan di letakan di dasar Bendung Katulampa.

Selain itu, sambung Puji, fungsi dari beton pemecah arus sendiri sangat diperlukan untuk mempelambat arus Sungai Ciliwung, terutama saat debit air tinggi di Puncak menuju Jakarta. Beton tersebut juga diperlukan untuk mempertahankan konstruksi bangunan bendung dari arus air yang cukup deras.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/11/18/338/1251888/3-000-beton-pemecah-arus-akan-diletakkan-di-bendung-katulampa

Monday, November 30, 2015

Katulampa Siaga 3, Jakarta Waspada Banjir

Petugas jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, debit air Sungai Ciliwung naik secara bertahap, pada pukul 15.00 WIB saat cuaca mendung ketinggian hanya mencapai 10 cm. "Pada pukul 16.00 WIB, saat hujan mulai turun, khususnya di wilayah Puncak, tinggi muka air naik menjadi 50 cm dengan status siaga IV. 15 menit kemudian air merangkak naik menjadi 70 cm dan pada pukul 17.00 WIB di papan mercu Bendung Katulampa air menyentuh 80 cm dengan status siaga III banjir," ujar Andi saat dihubungi pukul 18.00 WIB.

Pihaknya mengimbau kepada warga Jakarta khususnya yang tinggal dibantaran sungai Ciliwung untuk tetap mewaspadai banjir kiriman. Meski luapan air tak setinggi pada pekan lalu yang mencapai 210 cm dengan status siaga I.

selengkapnya : http://metro.sindonews.com/read/1064191/170/katulampa-siaga-3-jakarta-waspada-banjir-1448372014

Monday, November 23, 2015

Usai Banjir, Warga Kampung Pulo Derita Gatal-gatal

Setelah dilanda banjir kiriman dari Bogor setinggi betis orang dewasa, kini warga warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur mengalami gatal-gatal.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung mengakibatkan debit air meningkat setinggi 210 cm dengan status siaga satu. Akibatnya beberapa daerah di bantaran kali Ciliwung terendam banjir.

selengkapnya: http://metro.sindonews.com/read/1062358/171/usai-banjir-warga-kampung-pulo-derita-gatal-gatal-1447763882

Monday, November 16, 2015

Kala Musim Penghujan Datang

Tetes air yang ditunggu akhirnya datang juga di bulan ini. Hujan mulai membasahi sejumlah wilayah di Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi memperkirakan puncak musim hujan di wilayah itu terjadi pada November. Dengan turunnya hujan, warga berharap kabut asap benar-benar bisa hilang.

Prakirawan BMKG Jambi Gumilang mengatakan titik api di Jambi nihil sejak beberapa hari terakhir.


selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2360558/kala-musim-penghujan-datang

Monday, November 9, 2015

Antisipasi banjir, Ahok akan evaluasi saluran air di trotoar

Gubernur DKI Jakarta basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan salah satu yang akan dievaluasi adalah saluran air yang ada di trotoar. Menurutnya banyak sekali trotoar yang dahulu dibuat saluran air hanya untuk akal-akalan saja alias bohongan. Ini terjadi lantaran di sisi trotoar tersebut hanya terlihat ada lubang yang dalamnya sekitar 10-20 cm, tetapi genangan air tidak bisa ngalir sebab dari luar kelihatan gelap, padahal di dalamnya tidak ada jalur untuk menyalurkan air ke selokan.

selengkapnya : http://www.merdeka.com/peristiwa/antisipasi-banjir-ahok-akan-evaluasi-saluran-air-di-trotoar.html

Monday, November 2, 2015

Langkah Pemprov DKI Antisipasi Banjir

Warga Ibu Kota mulai khawatir dengan datangnya musim hujan yang diikuti banjir. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun sudah melakukan langkah antisipasi untuk menanggulangi banjir.

Untuk memperlancar aliran air, Pemprov DKI juga fokus menurunkan pompa yang digali dan dipasang sepanjang 63 kilometer. Penurunan volume air karena pengerukan lumpur dan pemasangan pompa sudah bisa dilihat di perairan Ancol, Jakarta Utara dan Waduk Ria Rio, Jakarta Timur.

selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/11/02/338/1241981/langkah-pemprov-dki-antisipasi-banjir?page=1

Monday, October 26, 2015

Dituding Pengirim Banjir ke Jakarta, Bogor Lakukan Ini

Kerap dituding sebagai daerah pengirim banjir ke Jakarta, membuat Pemkab Bogor terus berbenah. Normalisasi sejumlah situ dan pembersihan kali dilakukan guna mengantisipasi banjir.

Kepala Bidang Pembangunan dan Rehabilitasi Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor Asep Ruhiyat menjelaskan, normalisasi kali dengan cara melakukan pengerukan lumpur dan pengangkutan sampah yang menyangkut dibebatuan dan jembatan ditargetkan akhir tahun ini selesai.

selengkapnya baca  disini

Monday, October 19, 2015

Atasi Banjir, Ahok Merasa Ditelikung Anak Buahnya

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku sedang bersiap untuk menghadapi musim hujan yang diprediksi mulai terjadi pada November 2015. Sayangnya, upaya untuk mengurangi genangan di Jakarta ini terkendala oleh kinerja anak buahnya sendiri.

Upaya untuk mengebut pengangkatan lumpur di Kali Ancol, Jakarta Utara (Jakut) selalu diperlambat. Anehnya, kondisi ini seperti sengaja dilakukan oleh anak buahnya seperti sengaja melakukan perlawanan.

Lebih lanjut Ahok mengatakan saat ini yang terjadi di Jakarta untuk memperbaiki adalah mengerjakan apa yang bisa dikerjakan.

Namun jika memang segelintir orang ini tidak mau mengerjakan Ahok menerapkan sistem pencopotan hingga pemecatan. "Kalau tidak mau kerjain ya sudah pecat terus saja sampai ketemu yang baik," ujarnya.

selengkapnya : http://metro.sindonews.com/read/1052574/171/atasi-banjir-ahok-merasa-ditelikung-anak-buahnya-1444661939

Monday, October 12, 2015

Ahok Tak Beri Ampun Kios Penyebab Banjir

Terkait rencana penggusuran pedagang Pasar Karang Anyar, Sawah Besar, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan jika terbukti kios-kios di kawasan tersebut membuat banjir, akan segera dibongkar.
Kemarin ratusan pedagang berdemo di depan Balai Kota menolak penggusuran. Dari pihak Kecamatan Sawah Besar, para pedagang telah mendapat dua kali surat peringatan (SP), namun tak ada koordinasi dengan Pemprov DKI.
Fokus penertiban pedagang kali lima (PKL) adalah kios-kos yang didirikan di atas saluran air sehingga membuat drainase macet dan banjir. Sedangkan bagi kios-kios yang hanya menutupi sebagian badan jalan dan tidak di atas saluran air, Ahok mengatakan, masih bisa ditoleransi sampai pemerintah menemukan tempat relokasi.
selengkapnya : http://news.okezone.com/read/2015/09/15/338/1214402/ahok-tak-beri-ampun-kios-penyebab-banjir

Monday, October 5, 2015

Cegah Banjir di Jakarta, 2 Situ di Cibinong Disatukan

Memasuki musim penghujan, sejumlah proyek penanggulangan banjir DKI Jakarta di kawasan hulu Sungai Ciliwung, tepatnya di wilayah Kabupaten Bogor terus dikebut sejak Agustus. Meski demikian Pemkab Bogor mengaku proyek yang sebagian besar hanya rehabilitasi dan perbaikan dinilai masih kurang optimal untuk mengatasi banjir di Jakarta.

Alasan fokus perbaikan dua situ tersebut, selain untuk ikut serta dalam meminimalisir banjir Jakara, juga memiliki nilai jual yang cukup potensial untuk dijadikan objek wisata. "Rencananya hasil dari penyatuan dua situ itu akan dipromosikan menjadi salah satu objek wisata. Sebab, lokasinya sangat strategis letaknya persis di tengah pusat Pemkab Bogor,” ujarnya.

selengkapnya : http://metro.sindonews.com/read/1048435/171/cegah-banjir-di-jakarta-2-situ-di-cibinong-disatukan-1443360343

Monday, September 28, 2015

Normalisasi Jadi Solusi Banjir

Banjir tiap tahun mengusik Jakarta. Kerugian ekonomi akibat banjir pernah menembus Rp 5 triliun dan berdampak terhadap daerah lain di Indonesia. Setelah tertunda lebih dari 40 tahun, normalisasi Ciliwung jadi momentum untuk menata Ibu Kota agar setara kota lainnya di dunia.

Normalisasi yang sedang berjalan itu meliputi pekerjaan memperlebar kali, memperdalam kali, dan memperkuat dindingnya dengan beton, serta menambah jalan inspeksi. Hanya di kawasan bantaran yang masih hijau, seperti di kawasan Condet, Jakarta Timur, dinding Ciliwung diperkuat secara alami, dengan banyaknya pepohonan.

selengkapnya : http://megapolitan.kompas.com/read/2015/09/21/15230021/Normalisasi.Jadi.Solusi.Banjir?page=all

Monday, September 21, 2015

Heboh Air Banjir di Jepang Lebih Bersih dari Kolam Renang

Baru-baru ini, beredar foto-foto mengherankan yang awalnya disebar oleh netizen Tiongkok. Foto-foto itu menunjukkan stasiun subway di kota Timur Jepang, Hamamatsu, yang banjir. Namun, bukanlah kerusakan atau aspek tragis lainnya yang memicu kehebohan, melainkan mengenai betapa bersihnya air banjir tersebut.
Sebagai penduduk Indonesia, khususnya Jakarta yang setiap kali banjir timbul air cokelat keruh, Anda juga mungkin akan terheran-heran dengan foto-foto yang menunjukkan air bening menggenangi lorong-lorong bawah tanah tersebut.

selengkapnya : http://global.liputan6.com/read/2316435/heboh-air-banjir-di-jepang-lebih-bersih-dari-kolam-renang

Monday, September 14, 2015

Agar tak banjir saat musim hujan, selokan mulai dibersihkan

Sebelum musim penghujan datang, sejumlah selokan di Jakarta mulai dikeruk dari timbunan sampah. Seperti halnya yang dilakukan puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang membersihkan saluran air di daerah Penjaringan tepatnya di Jalan Bakti, Penjaringan, Jakarta Utara.

Lanjutnya, puluhan petugas ini pun dibekali peralatan seperti gerobak motor untuk mengangkut sampah yang ada di saluran dan sekitarnya, serta cangkul, sapu lidi dan alat lainnya.

selengkapnya : http://www.merdeka.com/jakarta/agar-tak-banjir-saat-musim-hujan-selokan-mulai-dibersihkan.html

Monday, September 7, 2015

Tak Ada Solusi Mudah untuk Mengatasi Banjir

Banjir bukanlah hal baru yang dihadapi masyarakat Belanda. Dengan sebagian besar daratan di wilayah pesisir Belanda berada di bawah permukaan laut, risiko banjir senantiasa mengancam.

Pengalaman kota-kota besar di pesisir Belanda, seperti Amsterdam dan Rotterdam, mencegah wilayahnya tenggelam oleh banjir menjadi pelajaran berharga bagi Jakarta yang masih dilanda banjir setiap tahun.

selengkapnya : http://megapolitan.kompas.com/read/2015/08/26/23055051/Tak.Ada.Solusi.Mudah.untuk.Mengatasi.Banjir

Monday, August 31, 2015

Kampung Pulo, Kawasan Langganan Banjir sejak Zaman Belanda

Karena berada di bantaran Sungai Ciliwung, kawasan Kampung Pulo di Kampung Melayu, Jakarta Timur, sejak zaman Belanda tak pernah luput dari banjir. Setiap puncak musim hujan, banjir besar melanda kawasan ini. Jatuhnya korban jiwa pun beberapa kali terjadi namun warga tak tergerak untuk pindah, meski setiap banjir besar mereka harus mengungsi..

selengkapnya : http://tv.liputan6.com/read/2297876/kampung-pulo-kawasan-langganan-banjir-sejak-zaman-belanda

Monday, August 24, 2015

Terperosok di Parit Saat Jalanan Banjir, Ibu dan Anaknya Hanyut di Medan

Saat melintasi genangan air tersebut, sang ibu sedang menggendong anaknya, sedangkan suaminya sedang mendorong sepeda motor yang saat itu mogok. 

"Jalanan tak nampak karena digenangi air, saat berjalan, ibu itu terperosok ke parit dan hanyut," sambung Trila sembari menyatakan sesaat sebelum mereka melintas ke jalan tersebut, sejumlah warga sudah memberitahu daerah tersebut banjir.

selengkapnya : http://news.analisadaily.com/read/terperosok-di-parit-saat-jalanan-banjir-ibu-dan-anaknya-hanyut-di-medan/159592/2015/08/10

Monday, August 17, 2015

Jakarta Ini Hari

Masuk Musim Hujan, Ahok Jamin Banjir Jakarta Hanya 6 Jam


Menurut dia, potensi banjir di Jakarta masih ada. Sebab, saluran di hilir masih ada yang bocor dan berpotensi menyebabkan banjir. Tapi, Ahok memastikan pompa sudah siap menghadapi kondisi itu.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2286416/masuk-musim-hujan-ahok-jamin-banjir-jakarta-hanya-6-jam

Monday, August 10, 2015

Berita Banjir Dunia (Myanmar)

Jumlah korban akibat banjir bandang dan longsor di Myanmar diperkirakan meningkat, kata sebuah lembaga yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Perkiraan itu dikemukakan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) selagi hujan deras memapar sedikitnya 156.000 orang dan mengakibatkan 27 orang meninggal dunia.
selengkapnya :  http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150802_dunia_myanmar_flood

baca juga :
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150804_dunia_myanmar_banjir

Monday, August 3, 2015

Potensi Banjir Bulan Juli, Agustus dan September

Pembuatan prakiraan potensi banjir ini merupakan hasil kerjasama dari 3 (tiga) instansi: BMKG, DitJen Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Dalam hal ini BMKG sebagai penyedia informasi prakiraan hujan bulanan, PSDA PU daerah rawan banjir dan Badan Informasi Geospasial (BIG) menyiapkan peta dasar (RBI, Sistem Lahan, dan Land Cover) Prakiraan potensi banjir yang disampaikan meliputi potensi banjir tinggi, menengah, rendah dan aman dari kejadian banjir.

Read more: http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Informasi_Iklim/Potensi_Banjir.bmkg#ixzz3hS2qo5sQ

Friday, July 24, 2015

Berita Banjir Yang Masih Terjadi Disekitar Kita

Banjir merendam ribuan rumah di Kabupaten Aceh Jaya pada hari kedua jelang Lebaran (H-2) atau Rabu 15 Juli. Banjir juga menggenang tempat ibadah, sarana pendidikan, dan kantor kepala desa.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun aktivitas warga menjadi lumpuh. Meski banjir mencapai ketinggian 1,5 meter, warga tetap bertahan di rumah masing-masing dan enggan mengungsi.

"Kami butuh bantuan pemerintah karena sudah sangat menderita dengan kondisi ini," pinta Saifullah

selengkapnya : http://news.metrotvnews.com/read/2015/07/15/413296/h-2-banjir-setinggi-1-5-meter-rendam-ribuan-rumah-di-aceh

Monday, July 13, 2015

Banjir Masih Terjadi Lagi, Waspadalah..

Menjelang sahur, ratusan rumah di kota gorontalo terendam banjir. banjir yang datang pada Senin (22/6/2015) malam sekitar pukul 23.00 WITA membuat warga kewalahan menghadapi musibah ini. Sebab tidak sedikit warga yang tengah terlelap tidur. Air diduga datang dari air sungai yang meluap, mengingat Kota Gorontalo sempat diguyur hujan deras dalam 3 hari terakhir.

selengkapnya : http://news.liputan6.com/read/2257331/jelang-sahur-ratusan-rumah-di-kota-gorontalo-terendam-banjir


Thursday, May 28, 2015

Serba Serbi tentang Bencana Banjir dan Epidemi

Bencana banjir adalah salah satu bencana alam yang dihadapi manusia. Banjir menelan jiwa manusia, merusak bangunan, jembatan dan jalan raya, menggenangi sawah dan kota, sehingga korban kehilangan tempat tinggal. Di dunia setiap tahun terdapat negara dan daerah yang tertimpa bencana banjir. Menurut statistik, jumlah korban tewas yang diakibatkan bencana banjir menempati 75% jumlah kematian akibat bencana alam, dan kerugian ekonominya menempati 40%.

selengkapnya : http://indonesian.cri.cn/1/2006/07/21/1@46898.htm

Thursday, May 21, 2015

Inilah TIPS Klaim Asuransi Kendaraan korban Banjir

Banjir melanda sejumlah wilayah di Indonesia berdampak terhadap kerugian harta benda seperti kerusakan mobil dan motor. Bagi Anda yang telah mengasuransikan kendaraan dapat mengajukan klaim asuransi.

Meski demikian, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan ketika melakukan klaim. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor menuturkan, saat ini belum ada data klaim banjir terbaru. Namun, pihaknya membagi tips sejumlah hal untuk melakukan klaim asuransi kendaraan mobil dan motor.

Pertama, masyarakat sebaiknya cek terlebih dahulu polis yang dimiliki. Apakah polis itu memiliki jaminan banjir karena tidak semua polis kendaraan bermotor diperluas dengan jaminan banjir.

selengkapnya : http://topaneh.blogspot.com/2014/01/inilah-tips-klaim-asuransi-kendaraan.html

Thursday, May 14, 2015

Tips Hindari Penyakit Saat Banjir

Berikut ini adalah tips-tips untuk korban banjir dan tenaga paramedis atau relawan banjir dalam pencegahan dan penanganan penyakit pasca banjir : 

Jaga kebersihan lingkungan ( sampah, genangan air, dan sebagainya) Jaga kebersihan rumah dan tempat pengungsian  ( kasur dan kursi sofa yang terendam , got atau saluran air, dapur, dan kamar mandi, usahakan ventilasi yang baik   terutama pada tempat pengungsian) Jaga kebersihan diri sendiri Hindari jajan makan sembarangan , terutama jajanan es  dan makanan yang tidak panas atau tidak dimasak dengan baik Gunakan air bersih untuk minum , bila perlu masaklah terlebih dahulu air sampai mendidih . Usahakan makan teratur dan dengan gizi yang baik dan cukup istirahat. Bagi paramedis dan tim relawan , jagalah kesehatan diri sendiri. Waspadai selalu dan  prioritaskan pertolongan  pada korban dengan  penyakit serius ( demam berdarah , flu burung , leptospirosis, demam tyhoid, dsb) dengan gejala seperti demam tinggi dalam waktu beberapa hari  ,pegal2 dan nyeri otot seluruh badan,  badan kuning , gangguan pernafasan , dehidrasi berat akibat diare dan muntah, dan sebagainya. Beritahukan pada dokter bila menemukan kecurigaan pada penyakit-penyakit tersebut .

selengkapnya : http://www.tanyadok.com/berita/tips-hindari-penyakit-saat-banjir

Thursday, May 7, 2015

Tips Mengemudi Aman Melewati Banjir

Ingin kendaraan Anda selamat saat banjir mengepung? PT Toyota Astra Motor memberikan tips mengemudi aman melewati banjir, berikut tipsnya:

  1. Pastikan bahwa ketinggian air tidak melebihi knalpot atau saringan udara. Jika melebihi, Anda lebih baik menghindari genangan air tersebut.

  2. Bila air tidak melebihi knalpot maupun saringan udara, jalankan kendaraan dengan putaran mesin (rpm) tinggi dan posisi gigi rendah 1 atau 2. Anda bisa menggunakan rpm 2.000 - 3.000. Pancal pedal gas terus menerus, jangan diayun atau diturunkan karena akan menyebabkan gelombang air masuk ke knalpot atau saringan udara.

  3. Jika mesin kendaraan tiba-tiba mati, periksa apakah knalpot terendam air dan saringan udara basah. Jika terendam air, lebih baik mesin jangan dihidupkan.

  4. Bawalah kendaraan Anda ke bengkel dengan cara ditarik, atau hubungi bengkel terdekat untuk diderek.

selengkapnya : http://www.akibaterai.com/tipsdetil.php?id=97

Monday, April 27, 2015

Potensi Banjir Bulan April, Mei dan Juni

Pembuatan prakiraan potensi banjir ini merupakan hasil kerjasama dari 3 (tiga) instansi: BMKG, DitJen Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Dalam hal ini BMKG sebagai penyedia informasi prakiraan hujan bulanan, PSDA PU daerah rawan banjir dan Badan Informasi Geospasial (BIG) menyiapkan peta dasar (RBI, Sistem Lahan, dan Land Cover) Prakiraan potensi banjir yang disampaikan meliputi potensi banjir tinggi, menengah, rendah dan aman dari kejadian banjir.

selengkapnya : http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Informasi_Iklim/Potensi_Banjir.bmkg

Monday, April 20, 2015

Rembuk Banjir, Upaya Penyusunan Perencanaan Terpadu Penanggulangan Banjir

Sementara itu, Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum Mohamad Hasan dalam arahannya menyarankan Pemkot Samarinda membuat program peduli sungai. Ini untuk menggerakan masyarakat untuk terlibat dalam menjaga kebersihan sungai.

selengkapnya : http://diskominfo.kaltimprov.go.id/berita-rembuk-banjir-upaya-penyusunan-perencanaan-terpadu-penanggulangan-banjir.html

Monday, April 13, 2015

Tips Menghadapi Bahaya Banjir

Tips ini sebenarnya universal, baik untuk kita semua, karena tips ini untuk mencegah banjir, menghadapi banjir, menanggulangi banjir. Jadi bila kita ngga mau kebanjiran, sudah saatnya mulai sekarang kita melaksanakan tips-tips berikut.

 berikut tips menghadapi banjir dikala musim hujan tiba, dari berbagai sumber : 

Sebelum Banjir 
• Kerja bakti membersihkan saluran air 
• Melaksanakan kegiatan 3M (Menguras, Menutup dan Menimbun) benda-benda yang dapat menjadi sarang nyamuk 
• Membuang sampah pada tempatnya 
• Menyediakan bak penyimpanan air bersih 
Saat Banjir 
• Evakuasi keluarga ketempat yang lebih tinggi 
• Matikan peralatan listrik/sumber listrik 
• Amankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang aman 
• Ikut mendirikan tenda pengungsian, pembuatan dapur umum 
• Terlibat dalam pendistribusian bantuan 
• Mengusulkan untuk mendirikan pos kesehatan 
• Menggunakan air bersih dengan efisien 
Sesudah Banjir 
• Membersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah 
• Melakukan pembrantasan sarang nyamuk ( PSN ) 
• Terlibat dalam kaporitisasi sumur gali 
• Terlibat dalam perbaikan jamban dan saluran pembuangan air limbah (SPAL) Menghadapi banjir: 
• Pada saat banjir kita harus segera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
• Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir.
• Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi. 
• Hindari berjalan didekat sluran air untuk menghindari terseret arus banjir. 
• Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa, Lurah maupun Camat. 
Mencegah banjir: 
1. Mengeruk sungai/kali dan saluran air yang ada di sekitar kita, sebaiknya jangan nungguin pemerintah yang melakukan, percuma kalau ditungguin kelamaan. 
2. Membuat sumur resapan air di sekitar rumah kita 
3. Membuat lubang-lubang biopori 
4. Memperlebar dan merehabilitasi kali/sungai, untuk menambah kapasitas sungai dalam menampung debit air 
5. Jangan membuang sampah di sungai atau saluran air 
Menghadapi banjir
1. Jangan panik 
2. Utamakan keselamatan diri kita dan keluarga, terutama anak-anak yang masih kecil dan balita. 
3. Amankan surat-surat berharga dan file yang penting, seperti surat tanah, ijazah, kartu keluarga, dll.
4. Cabut dan pindahkan semua barang elektronik, turunkan sekring listrik agar tidak terjadi konsleting listrik dan kesetrum. 
5. Kita bisa membuat tanggul penahan air sementara di depan pintu rumah kita dari semen, agar air yang masuk kedalam tidak terlalu banyak. 

source : http://www.metro.polri.go.id/tips-menghadapi-bahaya-banjir

Tuesday, April 7, 2015

Tips Menghadapi Bencana Banjir

Kalau udah akhir dan awal tahun nih Inspirator, biasanya negara kita ngalamin yang namanya musim hujan. Parahnya, hujan di beberapa kota di Indonesia membuat situasi banjir dan mengakibatkan dampak kerugian yang luar biasa bagi banyak pihak. Untuk mengatasi hal ini, kita mau ngasih tips nih buat Inspirator semua untuk siap siaga menghadapi banjir. Langsung di cek yaa…

selengkapnya : http://www.inspiratorfreak.com/tips-menghadapi-bencana-banjir/

Friday, April 3, 2015

Penanganan Banjir Yang Efektif Dan Efisien

Penanganan air hujan di pemukiman penduduk agar tidak menimbulkan banjir adalah penanganan yang terintegrasi dengan melibatkan semua lapisan masyarakat. Berikut ini adalah langkah-langkah
penanganannya :

selengkapnya : http://ilmu-ekonomi.net/artikel-terbaru-english/penanganan%20banjir-english.pdf

Tuesday, March 31, 2015

3 Cara Mencegah Banjir Masuk Rumah

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi datangnya banjir ini agar tidak masuk ke rumah . Berikut ini tiga caranya..

selengkapnya : 

http://www.ideaonline.co.id/iDEA2013/Tips-Trik/3-Cara-Cegah-Banjir-Masuk-Rumah

Thursday, March 26, 2015

Tips Mengemudi Melewati Banjir

Tips Mengemudi Melewati Banjir

Tentunya dapat menjadi pengalaman yang menyebalkan jika suatu saat Anda dan mobil Anda terjebak banjir dan tiba–tiba mogok! Oleh karena itu, pada saat melintasi genangan air yang cukup tinggi, Anda perlu lebih waspada dan menerapkan gaya mengemudi yang jitu dan ekstra hati–hati. Silahkan ikuti tip-tip berikut agar Anda tidak menemukan situasi yang fatal saat mengemudi melewati banjir.  

selengkapnya : http://www.menshealth.co.id/kesehatan/antar.kita/tips.mengemudi.melewati.banjir/004/004/18

Tuesday, March 24, 2015

Menangani Bencana Banjir

Tips menghadapi banjir

Apabila Anda kebetulan tinggal di lingkungan yang rawan atau langganan banjir, berikut beberapa tips untuk mengatasi musibah ini dalam berbagai keadaan. Hal-hal yang harus dilakukan apabila terkena bencana banjir :

selengkapnya : http://9wiki.net/bencana-alam-banjir/

Sunday, March 22, 2015

Tips Cara Memperbaiki Mobil Setelah Kebanjiran

Untuk memperbaiki dan membersihkan mobil setelah kebanjiran hingga terendam lumpur memiliki beberapa tahap dan bagian penting yang harus diperhatikan. Ingin tahu caranya?

baca selengkapnya : http://erickomala.com/tips-cara-memperbaiki-mobil-bekas-banjir/

Friday, March 20, 2015

5 Tips Berkendara Ketika Banjir Agar Mesin Tidak Mati

5 Tips Berkendara Ketika Banjir Agar Mesin Tidak Mati

1. Putaran mesin stabil.

Bagi sebagian orang jika berkendara pelan pasti senang memainkan gas, jika ini anda lakukan pada saat menerjang banjir kemungkinan besar mesin akan mati, kenapa? karena saat mesin dalam putaran tinggi lalu kemudian turun secara mendadak, dan naik lagi akan membuat mesin menyedot bahan bakar lebih banyak, dan air dapat masuk melewati knalpot motor, karena tendangan balik mesin lebih besar.

2. Usahakan stabil diputaran mesin tinggi.

Pada saat diputaran mesin tinggi maka gas yang keluar pada knalpot akan tinggi juga, dan air tidak sempat masuk melalui knalpot

3. Tidak menggunakan motor bebek.

Motor bebek memang nyaman dikendarai, tetapi karena kebanyakan menggunakan mesin rebah posisi busi akan lebih rendah, jika terendam air lama akan menyebabkan busi macet.

4. Jangan melepas saringan udara.

Melepas saringan udara sama saja dengan membiarkan udara masuk dengan bebas ke pembakaran, tanpa disaring. Apa jadinya jika air yang masuk, tentu saja mesin akan macet. Ini juga berlaku saat hujan deras.

5. Cari jalan lain atau berteduh.

Usahakan mencari jalan lain yang tidak tergenang banjir, atau berteduh sebentar, jika banjir tidak mungkin untuk dilewati.

Sedikit saran bagi pengendara motor, ketika cuaca sudah menunjukkan tanda-tanda akan hujan, seperti mendung sebaiknya anda mengurungkan niat untuk pergi jauh karena dikawatirkan akan hujan lebat atau malah akan jadi banjir. Jika anda nekat untuk menerjang hujan, usahakan kondisi motor baik dan tidak sering macet.

source : http://jagatotomotif.com/5-tips-berkendara-ketika-banjir-agar-mesin-tidak-mati/

Wednesday, March 18, 2015

7 Tips Menghadapi Banjir

Hujan selalu turun hampir setiap hari di Ibukota. Derasnya curah hujan yang turun mengingatkan kita pada banjir besar yang diprediksi terjadi dibulan-bulan awal tahun. Bagi Anda yang mengendarai mobil setiap beraktivitas, perlu mengetahui beberapa tips berikut untuk menghadapi banjir :

1. Siapkan kendaraan dengan kondisi full tank, jadi bila harus muter-muter mencari jalan alternatif tidak perlu repot cari SPBU.

2. Jika melewati medan yang tergenang air, pastikan kita mengenal medannya. Jangan sampai kita terperosok pada lubang atau got dipinggir jalan.

3. Jika Anda ingin menerobos genangan air, pastikan posisi knalpot diatas genangan air.

4. Periksa kondisi bearing roda, dan rem. Jika terkena air keringkan. Untuk rem dengan sistem ABS, jika terjadi masalah bawa ke bengkel terdekat.

5. Periksalah silinder dengan cara membuka busi, jika terdapat air maka keluarkanlah dengan cara start engine dalam kondisi busi terbuka semua. Jangan lupa bersihkan busi dari kotoran dan air. Untuk komponen kelistrikan seperti starter, alternator, dan ECU, keringkan dengan hairdryer.

6. Jika saat menerobos genangan air tiba-tiba mesin mati, jangan mencoba menstarter. Karena jika dipaksa akan merusak mesin. Lebih baik mobil didorong ketempat yang aman.

7. Selalu update info daerah mana yang rawan banjir, sehingga Anda tidak perlu membuang waktu dengan nekat menerjang daerah rawan banir. Semoga tips diatas bermanfaat.

source : http://www.asuransiastra.com/News/TipsDetail/7-tips-menghadapi-banjir

Monday, March 16, 2015

Tips Melibas Banjir

Tips Melibas Banjir :

1. Ngga perlu ngebut terobos banjir. Lho Kenapa? Supaya ngga ada cipratan berlebih diruang mesin yg bikin mogok.

2. Paling aman pakai gigi 1 (mobil matic pindah ke L atau 1). Wajar, karena nerjang banjir beban mesin berat broo..

3. Jangan kuatir knalpot kemasukkan air ya. selama mesin nyala, insyaAllah ngga kemasukan air.

selengkapnya : http://salim.id/2015/02/10/banjir-jakarta-tips-melibas-banjir/

Saturday, March 14, 2015

5 Kisah Sukses Kota Dunia Atasi Banjir

Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Pepatah itu barangkali tidak berlaku bagi penanganan masalah banjir.

Peristiwa terendamnya sebagian besar wilayah Ibu Kota Jakarta pekan lalu membuat sejumlah kalangan menekankan pentingnya kita belajar dari pengalaman negara lain dalam mengatasi banjir.

Sejumlah kota di dunia sudah banyak yang mengalami permasalahan banjir seperti Jakarta saat ini. Kota-kota yang berhasil mengatasi banjir tentu patut dicontoh dan dipelajari.

artikel selengkapnya : http://www.merdeka.com/peristiwa/5-kisah-sukses-kota-dunia-atasi-banjir.html

Thursday, March 12, 2015

Cara Negara Jepang Mengatasi Banjir

Ternyata jepang Mempunyai Terowongan dan Saluran Pembuangan Air di bawah tanah, sehingga menjamin semua air hujan disalurkan ke laut sehingga tidak ada banjir saluran bawah tanah ini berada di sebagian besar daerah di jepang . Anda akan kagum pada saluran bawah tanah yang luas dan efisien menanggulangi banjir.

artikel selengkapnya : http://www.gallerydunia.com/2010/12/ini-dia-cara-jepang-mengatasi-banjir.html

Wednesday, March 11, 2015

Strategi Penanggulangan Banjir Pada Masa Jawa Kuno

Pada masa jawa kuno sudah dikenal sistem pengelolaan air. Usaha-usaha untuk mengelola air, tampaknya menjadi pusat perhatian dari penguasa-penguasa kerajaan. Adapun strategi yang digunakan untuk menanggulangi banjir adalah sebagai berikut:
1. Pembuatan aliran sungai yang dialirkan ke laut. Air yang melimpah dapat mengalir kelaut sehingga dapat terhindar dari bahaya banjir.
2. Pembuatan bendungan. Air sungai yang meluap dapat tertahan oleh bendungan sehingga air tidak menggenangi sawah maupun pemukiman penduduk. Air sungai tersebut kemudian dialirkan ke sawah-sawah melalui jaringan irigasi.

artikel selengkapnya : http://diabicara.blogspot.com/2009/11/strategi-penanggulangan-banjir-pada.html

Tuesday, March 10, 2015

Cara Mencegah Banjir dan Solusi Untuk Menanggulanginya

Cara Mencegah Banjir dan Solusi Untuk Menanggulanginya :

1.Penyebab terjadinya banjir
a. Curah hujan yang cukup tinggi
b. Penyerapan air yang kurang
c. Membuang sampah di sembarang tempat
d. Saluran air yang tersumbat

2. Dampak tejadinya banjir bagi perekonomian
a. Naiknya harga bahan-bahan pokok
b. Gagal panen
c. Lahan pertanian rusak
d. Jalan transportasi darat lumpuh total

3. Masalah yang dihadapi warga pasca banjir
a. Timbulnya penyakit
b. Kekurangan air Bersih
c. Bangunan-bangunan rusak dan kotor
d. Kekurangan sandang dan pangan

4. Bantuan dari pemerintah
a. Tim SAR
b. Posko kesehatan
c. Tenda-tenda darurat
d. Sandang pangan

5. Hambatan bagi tim SAR
a. Kurangnya sukarelawan
b. Medan yang di tempuh jauh dan sulit
c. Warga tak mau di evakuasi
d. Peralatan yang minim

6. Upaya Pemerintah dalam mengatasi banjir
a. Membuat gorong-gorong saluran air
b. Kanal Banjir
c. Penyuluhan tentang banjir
d. Mengadakan Reboisasi

7. Upaya dari para pencinta lingkungan dalam menjaga lingkungan
a. Menanam pohon (reboisasi)
b. Sadar akan kebersihan lingkungan
c. Ikut andil dalam demonstrasi positif untuk menjaga lingkungan
d. Menumbuhkan rasa peduli pada lingkungan kepada masyarakat umum.

source : http://www.miqbal20.net/2012/02/cara-mencegah-banjir.html

Saturday, February 28, 2015

Tips Mengatasi Rumah Kebanjiran

Bendung
Tidak ada salahnya mempersiapkan bendungan sederhana yang terbuat dari karung yang berisi pasir. Tumpuk karung-karung tersebut pada tempat-tempat sekitar rumah yang memungkinkan air banjir masuk. Dengan demikian apabila terjadi peningkatan debit dan volume air yang memicu pertambahan ketinggian air, air tidak gampang memasuki rumah.

Angkat
Angkat dan pindahkan beberapa perabot atau furniture yang terbuat dari kayu atau bahan lain turunan kayu. Perabot rumah tangga yang terbuat dari kayu memang rawan rusak apabila tergenang air. Apalagi jika perabot yang dimiliki adalah perabot mahal. Selain memindahkan beberapa perabot, tidak ada salahnya memindahkan beberapa sepatu dan sandal yang dapat hanyut terbawa arus air. Jangan lupa selamatkan perangkat elektronik seperti kulkas, tv, komputer dan lain lain.

Matikan Jaringan Listrik
Tidak ada salahnya mematikan aliran listrik rumah sementara, apalagi jika banjir yang terjadi memiliki ketinggian air yang cukup signifikan.

Jaga pasokan air
Bagi mereka yang menggunakan air berlangganan seperti PDAM, segera jaga ketersediaan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Segera isi penuh bak kamar mandi dan tandon atas. Apabila menggunakan tandon tanam, segera pindahkan isinya kedalam ember atau tempat lain.

Sepatu boot karet
Segera kenakan sepatu boot yang terbuat dari karet ketika air sudah mulai memasuki rumah. Penggunaan sepatu boot dari karet berguna untuk melindungi kaki dari kuman ataupun benda tajam yang mungkin terbawa aliran air.

source : http://artikelduniawanita.com/tips-mengatasi-rumah-kebanjiran.html

Thursday, February 26, 2015

Jangan Panik Saat Banjir Ini Caranya

Sebelum Terjadinya Banjir


  1. Segera mungkin dapatkan pengumuman resmi dari sumber yang dapat dipercaya tentang banjir di wilayah Anda.
  2. Pastikan anda mencatat nomor telepon Posko Banjir untuk memperoleh informasi awal tentang bencana banjir di daerah anda (Posko Banjir/Satlak PBP)
  3. Dengarkan tentang perkembangan situasi melalui media elektronik radio FM/AM atau televisi Anda juga via RT atau RW lingkungan Anda. Dan jangan mudah terpancing isu. Dengarkan hanya informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
  4. Periksa dan bersihkan lubang saluran pembuangan air anda. Pastikan tidak ada masalah.
  5. Jika daerah Anda dipastikan menjadi langganan banjir setiap tahunnya, pastikan Anda dan keluarga Anda mengetahui jalur evakuasi dan tempat pengungsian dan letakkan dokumen penting di tempat yang aman atau masukkan pada wadah yang kedap/tahan air, agar tidak rusak.
  6. Pastikan bahwa Anda dan keluarga anda tahu benar dimana POSKO banjir terdekat dari rumah Anda.
  7. Buat perencanaan dengan keluarga, kalau perlu latihan evakuasi keluarga, sebagai persiapan jika banjir benarbenar datang.
  8. Sediakan Perlengkapan P3K dan alat-alat standard penyelamatan.
  9. Pastikan seluruh anggota keluarga Anda mengetahui langkah darurat jika banjir tiba.


Saat Hampir Banjir


  1. Dengar pengumuman dan berita dari radio.
  2. Penuhi tong, bak mandi, ember dan segala wadah air lainnya dengan air bersih. Karena saat banjir, air mungkin menjadi kotor dan sulit mendapatkan air bersih.
  3. Bawalah masuk perabot atau perkakas di luar rumah.
  4. Letakkan dokumen penting di tempat yang aman atau masukkan pada wadah yang kedap/tahan air, agar tidak rusak.
  5. Tutuplah dengan aman stop kontak listrik, jika perlu padamkan listrik dan saluran gas rumah Anda.
  6. Beritahu anggota keluarga Anda dan bersiaplah untuk mengungsi.
  7. Pastikan semua peralatan darurat standard, termasuk tas siaga bencana, telah disiapkan & berada ditempat yang mudah dijangkau.


Saat Banjir Tiba 


  1. Terus pantau pengumuman dan berita dari radio. Dan jangan mudah terpancing isu.Dengarkan hanya informasi dari pemerintah atau aparat berwenang.
  2. Siap sedialah dengan semua peralatan darurat standard, termasuk tas siaga bencana. Jangan keluar dari rumah kecuali telah dipastikan bahwa perlengkapan ini anda bawa.
  3. Perhatikan jalur evakuasi & tempat pengungsian yang telah dibuat oleh keluarga anda.
  4. Ingatlah bahwa aparat memerlukan waktu untuk tiba dilokasi pada saat bencana.


Sumber

Tuesday, February 24, 2015

Tips Hindari Penyakit Saat Banjir

Banjir di berbagai tempat tahun ini memang sangatlah memprihatinkan. Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal, dan terpaksa mengungsi. Keadaan ini bertambah parah dengan mulai munculnya penyakit-penyakit pasca banjir. Hal ini dikarenakan oleh keadaan kebersihan yang sangat buruk pasca banjir, sampah yang menumpuk, kekurangan air bersih dan makanan yang bergizi,  keadaan suhu dan iklim yang lembab, terlebih tempat pengungsian yang sangat padat. Semua keadaan ini ditambah lagi dengan kondisi fisik para korban banjir yang lemah karena kurang tidur dan lelah membereskan barang-barang, sehingga memperburuk penyakit yang diderita.
Penyakit-penyakit yang rawan terkena pada korban banjir antara lain : Penyakit kulit ( jamur, bakteri , parasit, dan virus ). Penyakit pada saluran pencernaan. Penyakit saluran pernafasan. Penyakit infeksi ( Demam berdarah, Demam typhoid, Leptospirosis, dsb ). Penyakit saluran pernafasan.  

Berikut ini adalah tips-tips untuk korban banjir dan tenaga paramedis atau relawan banjir dalam pencegahan dan penanganan penyakit pasca banjir :

-Jaga kebersihan lingkungan ( sampah, genangan air, dan sebagainya).
-Jaga kebersihan rumah dan tempat pengungsian  ( kasur dan kursi sofa yang terendam , got atau saluran air, dapur, dan kamar mandi, usahakan ventilasi yang baik   terutama pada tempat pengungsian).
-Jaga kebersihan diri sendiri. Hindari makan jajan sembarangan , terutama jajanan es  dan makanan yang tidak panas atau tidak dimasak dengan baik.
-Gunakan air bersih untuk minum, bila perlu masaklah terlebih dahulu air sampai mendidih.
-Usahakan makan teratur dan dengan gizi yang baik dan cukup istirahat.
-Bagi paramedis dan tim relawan, jagalah kesehatan diri sendiri. Waspadai selalu dan  prioritaskan pertolongan  pada korban dengan  penyakit serius ( demam berdarah , flu burung , leptospirosis, demam tyhoid, dsb) dengan gejala seperti demam tinggi dalam waktu beberapa hari, pegal2 dan nyeri otot seluruh badan,  badan kuning, gangguan pernafasan, dehidrasi berat akibat diare dan muntah, dan sebagainya. Beritahukan pada dokter bila menemukan kecurigaan pada penyakit-penyakit tersebut.

source : http://www.tanyadok.com/berita/tips-hindari-penyakit-saat-banjir

Sunday, February 22, 2015

Tips Untuk Mobil Anda Dalam Menghadapi Banjir

-Langkah pertama jangan memaksakan mobil menembus genangan air dengan ketinggian melebihi bemper kendaraan.
-Bila terpaksa anda harus melalui banjir. Perhatikan kondisi lalu lintas di depan anda, usahakan kendaraan anda dapat melaju tanpa harus berhenti.
-Pertahankan putaran mesin,jangan terlalu tinggi (1.500-2.000 Rpm).
-Putaran mesin yang terlalu rendah berakibat mesin dapat mati, sebaliknya bila putaran mesin terlalu tinggi dapat menyebabkan kipas yang terbuat dari plastik cenderung bengkok waktu terkena air. Bila demikian, kipas dapat membentur kisi-kisi radiator sehingga dapat menyebabkan radiator bocor.
-Jika kendaraan anda transimisi manual gunakan posisi gigi terendah dan melaju pelan pelan maksimal 10 Km/jam.
-Jika kondisi air terus meninggi sehingga gelombang air dari mobil depan diperkirakan dapat masuk kedalam saringan udara sebaiknya anda segera berputar mencari jalan lain. Perlu diingat, apabila kendaraan yang telah melewati banjir, rem mobil cenderung bekerja kurang sempurna. Hal ini dikarenakan sepatu rem dalam kondisi basah. Untuk mengeringkan sepatu rem agar dapat berfungsi dengan normal adalah dengan jalan menekan dengan lembut pedal rem beberapa kali saat kendaraan berjalan.

source : http://www.nasmocotoyotasolo.com/tips-trik.html?id=Tips_untuk_mobil_anda_dalam_menghadapi_banjir

Friday, February 20, 2015

Cara Menerjang Banjir Dengan Benar

Musim penghujan mulai yang sudah beberapa pekan kemarin tiba, membuat para pengguna jalan harus mengimbangi dan menyesuaikan perilaku pengemudi, karena kondisi aspal jalan yang basah, jarak pandang yang lebih pendek mengharuskan pengemudi lebih waspada dan lebih hati-hati.

Kondisi yang sering terjadi adalah menerjang genangan atau banjir. Kalau tidak cukup punya pengetahuan bagaimana cara mengendarai kendaraan saat menerjang banjir, pengendara mobil inginnya menerjang banjir atau genangan secepat mungkin bahkan ngebut. Tapi justru cara seperti itu akan berdampak buruk pada mobil.

Jadi bagaimanakah cara menerjang banjir yang benar ? berikut ini tips cara menerjang banjir dengan benar.  
Usahakan untuk tidak melintasi jalan yang sudah tergenang air lebih dari setengah ban mobil. Periksa juga sejauh mana kedalaman jalan yang terendam oleh air. Jika memang harus melalui jalan yang tergenang, arahkan kendaraan ke bagian tertinggi jalan, karena air berada pada titik dangkal di spot tersebut
Tidak perlu ngebut di tempat banjir, perlahan saja dengan kecepatan tidak lebih dari 3 kpj dan tambah menjadi 6 kpj ketika Anda sudah berada di tengah genangan. dan dan gunakan gigi rendah (gigi 1 atau "L" tergantung pada jenis transmisi). Karena beban mobil lebih berat waktu menerjang banjir. Jangan angkat kaki dari pedal gas. Mesin yang melambat dapat membiarkan air masuk melalui pipa knalpot dan merusak catalytic converter.
Jika memungkinkan, hindari berhenti ditengah banjir. Karena saat mobil berhenti, permukaan air akan naik di ruang mesin dan Pastikan juga tidak ada kendaraan yang mengarah ke kendaraan Anda, karena ombak kecil yang ditimbulkan dapat mendorong air masuk ke kendaraan, terutama jika gelombang air bergerak dengan kecepatan kencang.
Setelah keluar dari genangan, jangan langsung mengebut. Cukup berbahaya karena kondisi rem masih sangat licin,gunakan rem dengan perlahan untuk mengeringkannya. Injak rem dengan kaki kiri jika Anda sudah familiar dengan teknik ini. Lepas pedal rem ketika Anda merasa rem mulai bekerja.
Berhentilah sejenak untuk memeriksa dan memastikan tidak ada sampah seperti kantong plastik atau kotoran lain yang menempel di kisi-kisi radiator atau sirip belakangnya.

source : http://www.ordertoyota.com/2015/01/cara-menerjang-banjir-dengan-benar-tips.html

Wednesday, February 18, 2015

7 Tips Aman Berkendara Saat Banjir

1. Pilih Motor Jenis Bebek
Mungkin anda punya beberapa kendaraan dirumah. Pilihlah motor jenis bebek untuk anda kendarai melewati banjir. bisa dibilang motor jenis ini yang paling banyak digunakan saat ini, kemudahan penggunaanya dan adanya space dibagian depan untuk tempat barang, bagasinya ada dibawah sadel motor, dan yang paling penting ukurannya tinggi sehingga aman digunakan saat banjir. Mungkin hal itu yang membuat motor jenis ini menjadi pilihan primadona.

2. Hidupkan lampu
Tujuan menghidupkan lampu untuk memberikan sinyal kepada kendaraan lain, supaya pengendaranya tahu keberadaan anda, karena saat hujan jarak pandang menjadi sangat rendah, bahkan sedikit saja hujan menyebabkan kabut tebal.

3. Jaga kecepatan
Kondisi jalanan licin membuat rem tidak mencengkeram dengan baik, karena itu hindari berkecepatan tinggi dan pastikan anda sadar menjaga kecepatan kendaraan, jarak pandang dan lingkungan disekitar jalan.

4. Hindari genangan banjir
Jangan sembarangan menerjang genangan banjir, karena mesin dapat mati mendadak. Kecuali jika kendaraan anda didesain untuk hal itu, tapi tetap perhatikan tingkat genangan dengan tinggi mesin. Berkendaralah di belakang kendaraan lain untuk memastikan tidak ada lobang yang membahayakan anda.

5. Waspada dan berkonsentrasi
Tetap waspada dengan kondisi laju kendaraan disekeliling anda dan berkonsentrasi. Jangan berbicara dengan penumpang dan hindari mengangkat hape pada saat kondisi yang sulit seperti ini.

6. Pergunakan Alas Kaki
Pergunakanlah alas kaki yang tidak licin, tahan air, dan aman untuk berkendara. Siapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana, karena jas jenis ini lebih aman dibanding model ponco.

7. Jangan Hidupkan Motor Sembarangan
Apabila kendaraan mogok karena air masuk dalam saluran pembuangan gas, jangan langsung dihidupkan. Doronglah kendaraan anda ke tempat aman, karena bisa saja sistem pengapian mengalami konsleting dan dapat membuat kendaraan terbakar.


source : http://peutrang.blogspot.com/2014/01/tips-berkendara-saat-banjir.html

Monday, February 16, 2015

Banjir Bagaimana Menghadapinya

Rencana Menghadapi Banjir

  1. Kembangkan suatu rencana keluarga menghadapi bencana. Kembangkan rencana menghadapi banjir secara khusus, sesuai dengan kasus yang sering kita hadapi di wilayah kita. Kita hubungi Palang Merah Indonesia dan kantor yang menangani bencana untuk meminta penjelasan mengenai wilayah yang beresiko banjir. Kita juga harus tahu daerah dataran tinggi yang dapat dipergunakan sewaktu-waktu, jika terjadi banjir.
  2. Jika menghadapi banjir – hubungi agen asuransi. Tanyakan tentang program asuransi banjir.
  3. Merencanakan kebutuhan yang diperlukan pada saat pengungsian atau tetap tinggal di rumah. Semua orang di rumah diharapkan mengetahui tempat penyimpanan kebutuhan jika harus meninggalkan rumah. Berusaha membuat rencana yang dibuat pada detik-detik terakhir akan merepotkan dan membuat panik.
  4. Mendiskusikan banjir dengan keluarga. Semua orang perlu mengetahui harus berbuat apa jika semua anggota keluarga tidak bersama-sama. Mendiskusikan banjir sebelum waktu yang ditentukan mengurangi ketakutan dan biarkan semua orang mencari jawabannya sendiri.

Apa Yang Harus Dikatakan Kepada Anak-anak

  1. Jika kita terkena banjir, berhentilah, dan pergilah ke jalan yang lain. Kita juga perlu memanjat ke bagian yang lebih tinggi. Banyak orang terhanyut karena menyeberangi banjir. Hal ini dapat mengakibatkan luka-luka dan kematian.
  2. Menghindari daerah banjir, meskipun kelihatan aman. Pada saat banjir segala sesuatu akan terjadi tanpa perhitungan kita.
  3. Jangan pernah mencoba berjalan, berenang, atau main-main di air banjir. Kita tidak mampu melihat seberapa cepat air banjir sedang bergerak atau bahkan melihat lubang.
  4. Jika kita terjebak dalam angkutan umum, segeralah keluar dan carilah daerah yang aman, karena sarana angkutan juga bisa hanyut.
  5. Hati-hati terhadap ular di wilayah banjir. Banjir menghanyutkan ular atau binatang buas dari sarangnya.
  6. Hindari daerah teluk dan pusat pusaran arus.
  7. Jangan pernah berada di daerah air pasang, saluran air, parit, jurang atau terowongan. Ini sangat berbahaya, karena bisa saja kita dihanyutkan oleh air.
  8. Buanglah semua makanan yang telah terendam oleh air. Air banjir dicemari oleh berbagai bakteri dan kuman.


Bagaimana Cara Melindungi Harta Benda
  1. Menyimpan polis asuransi, dokumen, dan barang-barang lain yang berharga di Deposit box atau ruang di bawah tanah.
  2. Menghindari bangunan.
  3. Meletakkan barang-barang yang mudah rusak oleh banjir ke tempat yang lebih tinggi.
  4. Bangunlah penghalang banjir seperti bendungan, tanggul, dan dinding banjir untuk menghentikan air masuk rumah. Untuk membangunnya kita harus memperhatikan kode bangunan untuk persyaratan keselamatan yang dikeluarkan oleh pemerintah kota atau kabupaten.
  5. Menyegel dinding dengan campuran dasar yang kuat untuk menghindari rembesan air.
  6. Membicarakan tentang konstruksi bangunan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut untuk mengurangi kerusakan pada saat banjir.


Media dan Gagasan Pendidikan Masyarakat
  1. Apakah semua anggota masyarakat sudah tergabung dengan program asuransi banjir. Jika belum, perlu didiskusikan dengan agen asuransi. Kita juga perlu menghubungi Palang Merah Indonesia dan kantor yang mengurus kedaruratan untuk meminta informasi seputar cara menghadapi banjir.
  2. Menerbitkan suatu bagian khusus di surat kabar lokal dengan informasi mengenai keadaan darurat banjir atau air bah.
  3. Menanyakan daerah dataran tinggi yang sewaktu-waktu akan dipergunakan sebagai daerah pengungsian jika terjadi banjir.
  4. Kita perlu mengetahui tentang perbedaan antara peringatan dan pemantauan yang disiarkan melalui radio atau tv.
  5. Menerbitkan rute pengungsian keadaan darurat untuk daerah yang cenderung akan menggenang.


Yang Harus Diperbuat Sebelum Banjir
  1. Jika hujan terus menerus selama beberapa jam, waspadai terhadap kemungkinan terjadinya banjir.
  2. Menggunakan radio dan tv untuk memantau perkembangan yang sedang terjadi tentang kemungkinan banjir.
  3. Jika sedang memarkir kendaraan, disarankan untuk menjauh dari parit atau sungai.


Yang Sebaiknya Dilakukan Selama Banjir
  1. Mendengarkan radio atau televisi yang melaporkan perkembangan banjir di wilayah kita.
  2. Semua orang harus menyiapkan kebutuhan untuk bertindak lebih cepat. Banjir dan air bah dapat terjadi dengan cepat dan tanpa peringatan. Jadi kita harus bertindak dengan seketika.
  3. Waspadalah mereka yang ada di daerah rendah agar siap-siap mengungsi ke dataran tinggi dengan segera.
  4. Menuruti nasehat dari pemerintah dan otoritas lokal yang memberi tahu tentang daerah banjir.


Yang Harus Diperbuat Setelah Banjir
  1. Mencari tempat perawatan medis yang diperlukan di rumah sakit yang terdekat. Air yang tercemar memungkinkan terjadinya infeksi lebih besar. Luka-luka perlu mendapatkan perhatian medis.
  2. Memberi bantuan kepada yang membutuhkan bantuan khusus, seperti bayi, orang tua jompo, dan orang dengan kecacatan.
  3. Menghindari wilayah banjir. Sehingga terhindar dari tanah longsor, jalan retak, lumpur, dan resiko lainnya.
  4. Melanjutkan mendengarkan siaran radio dan televisi, untuk mendengarkan informasi terkini.
  5. Memperhatikan bangunan rumah. Banjir sering mengikis dasar bangunan, sehingga bisa menyebabkan bangunan roboh.
  6. Menghindari memasuki bangunan sebelum pejabat lokal memberi izin dan menyatakan aman.
  7. Memeriksa saluran gas dan aliran listrik, untuk menghindari kebakaran.
  8. Membuat laporan atas kerusakan bangunan dan harta benda untuk mendapat klaim dari asuransi.
  9. Menguji dinding, lantai, pintu, tangga rumah, dan jendela untuk meyakinkan bahwa bangunan tidak dalam bahaya dari roboh.
  10. Hati-hati terhadap binatang berbisa, terutama ular beracun yang mungkin masuk kerumah karena terbawa oleh air.